“Yang bersangkutan tak terima diberikan sanksi, makannya dia marah-marah,” jelas Stefanus diberitakan PMJ News.

Jakarta, Beritana -- Pengemudi ojek online atau kerap disingkat dengan singkatan ojol kembali viral. 

Kali ini bukan soal aksi terpujinya seperti ojol viral di Tasikmalaya yang baru-baru ini diberitakan media karena kejujurannya mengembalikan kelebihan pembayaran.

Namun seorang ojol ini yang viral saat ini yaitu driver yang terlibat cekcok dengan petugas Satpol PP dan Polisi di Pasar Embrio Makasar, Jakarta Timur. 

Baca juga: Pandemi Masih Tak Bisa Dibendung, Anies Minta Warga Tak Datangi Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban

Pengendara ojol marah-marah saat akan diberikan sanksi karena tidak menggunakan masker. Kejadian itupun kemudian dibenarkan oleh Wakapolres Jakarta Timur AKBP Stefanus Tamuntuan. 

“Benar. Kejadiannya di Pasar Embrio Makasar, Jakarta Timur,” katanya, Selasa, 28 Juli 2020.

Kejadian bermula pengemudi ojol marah-marah tidak terima saat diberikan sanksi hukuman sesuai aturan yang ada.

Baca juga: Pikirkan Varien Aksi Baru, Fornasmala Adakan Kajian Terbuka Terkait RAPERDA RTRW

“Yang bersangkutan tak terima diberikan sanksi, makannya dia marah-marah,” jelas Stefanus diberitakan PMJ News.

Namun akhirnya, pengendara ojol setuju diberikan hukuman lantaran ia memang bersalah karena tidak menggunakan masker.

“Yang bersangkutan tetap dikenakan sanksi sesuai Pasal 8 Pergub 51 tahun 2020 karena kedapatan tidak memakai masker saat berada ditempat umum. Untuk pengendara ojol itu diberikan sanksi kerja sosial selama 1 jam membersihkan janan,” pungkasnya.***

YOUR REACTION?

Facebook Conversations