Masyarakat Jember mengenal ontalan sebagai simbol turun-temurun yang bertujuan untuk menyenangkan kedua pasangan terutama calon perempuan
Foto: Afrilia Wira Wanda

Tradisi Ontalan di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember

Beritana - Masyarakat Jember mengenal ontalan sebagai simbol turun-temurun yang bertujuan untuk menyenangkan kedua pasangan terutama calon perempuan dan berharap  agar kelak setelah menikah menjadi pasangan yang sakinah mawaddah warohmah. Di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember, ontalan banyak dijumpai dari wilayah Jember barat hingga Jember timur.

Pertunangan dengan orang pria begitupun sebaliknya, yang termasuk dalam daerah yang memiliki budaya ontalan tersebut. Tradisi ini dilaksanakan dengan cara calon lelaki datang ke rumah calon perempuan, dan warga sekitar dapat memberikan uang setelah prosesi pertunangan selesai. Setelah itu, calon perempuan mendatangi rumah calon lelaki dengan cara yang sama. Biasanya, jumlah uang yang diterima pada saat ontalan pertama akan kembali dalam jumlah yang sama atau setara. 

Setelah acara ontalan berakhir uang tersebut akan dihitung oleh tuan rumah tersebut, lalu uang tersebut dibagikan ke calon perempuan. Uniknya, calon laki-laki tidak memiliki hak untuk menerima sepeser pun baik dalam bentuk uang, barang, dan lain-lain.

Acara ini lebih umum dilasanakan oleh masyarakat bersuku Madura, tidak saya jumpai warga Jember berlatang belakang suku Jawa mengadakan acara ontalan. Acara ini memiliki beberapa versi. Jika kita telusuri di bagian Jember barat khususnya masyarakat yang tinggal di bawah gunung Gambir seperti Kaliglagah, Pakesan, Jamintoro dan sekitarnya, warga yang memberi uang pada calon mendapat bingkisan “berkat” sebagai ucapan terima kasih dari keluarga yang memiliki acara tunangan.

Tanpa mereka sadari tidak semua acara ontalan ini ada disetiap kota. Kadang dari keluarga seorang tunangan wanita beserta rombongannya merasa heran dengan budaya ini,karena menurut mereka acara ontalan ini menyenangkan sebab mendapatkan uang dihari bahagia sepasang kekasih tersebut.


Oleh: Afrilia Wira Nanda

YOUR REACTION?

Facebook Conversations