KDI Plasma Distro Linux Mirip Mac OS

Beritana, Tech - Versi mayor baru desktop Plasma yang dijanjikan tim KDE telah tiba: KDE Plasma 5.10. Inilah versi anyar yang dibangun selama beberapa bulan terakhir, bersamaan dengan pemeliharaan KDE Plasma 5.8 LTS dan 5.9.

“Hari ini (30/5), KDE telah meluncurkan Plasma 5.10 dengan fitur-fitur baru pada seluruh suite yang memberikan pengguna pengalaman yang sesuai dengan tagline kami: simpel secara default, powerful ketika dibutuhkan,” tutur tim pengembang KDE.

Fitur baru pada Panel Task Manager, Folder View, dll

Desktop environment KDE Plasma menghadirkan pembaruan pada panel task manager. Sekarang, pengguna dapat mengelompokkan atau memisahkan task pada panel menggunakan klik tengah (middle click). Di samping itu, Task Manager juga mendapatkan fitur place jump list action pada launcher manajer berkas, ukuran ikon pada Task Manager vertikal yang dapat dikonfigurasi menyesuaikan pola penggunaan panel vertikal, dan juga mendapatkan pembaruan pada fungsi pin dan identifikasi aplikasi.

Apabila Anda pengguna fitur Folder View, selamat! KDE Plasma 5.10 telah menjadikan fitur ini sebagai desktop default. Dengan Folder View, pengguna dapat memasukkan berkas/direktori apapun ke dalam direktori (folder) langsung melalui desktop. Fitur Folder View ini pun memiliki kemampuan drag and drop yang lebih cepat dan powerful, susunan grid ikon yang lebih ketat/rapat, peningkatkan performa ketika inisialisasi isi folder atau saat pengguna men-scroll folder yang begitu banyak, begitu juga kemampuan untuk mengubah ukuran widget pada desktop. Di samping itu, ia juga mendapatkan pembaruan UI seperti pada pintasan (shortcut) Undo.

Fitur lain yang tak kalah menarik. Lock screen KDE Plasma 5.10 akhirnya mendapatkan fitur kontrol media, di mana pengguna diijinkan mengontrol media (terutama audio) seperti play, pause, stop, dll langsung melalui lockscreen. Bagi pengguna yang sedang mendengarkan audio/musik, suspend akan mem-pause-nya alih-alih menyetopnya.

Fitur KRunner juga makin kaya setelah tim KDE menambahkan fungsi suggest yang memunculkan pintasan-langsung-klik ke Software Centre Plasma ketika aplikasi yang dicari pengguna belum terinstal. Notifikasi penyalinan berkas pun semakin fungsional. Kini, pengguna dapat membuka folder, menyalin, “membuka dengan” (open with) langsung melalui menu konteks yang muncul.

Di samping itu, pembaruan juga bisa ditemukan di dialog password, applet Audio Volume, ikon panel yang menyesuaikan System Settings, pengelolaan window manager yang macet (hang), dan lain sebagainya.

Beberapa “bocoran” yang disampaikan Kabar Linux beberapa waktu lalu pun hadir di versi ini, salah satunya dukungan Touch Screen yang semakin apik. Misalnya, fitur Virtual Keyboard yang mampu dimunculkan di lock screen maupun login screen.

Bagi Anda yang bosan dengan tampilan boot splash Plymouth, KDE Plasma 5.10 menyediakan modul System Settings baru yang mengijinkan pengguna mengunduh beragam boot splash Plymouth.

KDE Plasma 5.10 semakin menuju kekinian dengan dukungan Wayland yang lebih baik. Pengguna Plasma Wayland, kini mampu menggunakan layout switcher pada system tray, mengubah layout melalui aplikasi lain (ini hasil dari dukungan antarmuka IPC), berpindah layout berdasarkan desktop virtual, aplikasi, jendela, dll. Selain itu, desktop environment ini sekarang mendukung Flatpak dan Snappy meski masih eksperimental.

Tentu, beberapa distro yang menyediakan desktop KDE Plasma cepat atau lambat akan menyediakan versi 5.10.

https://kabarlinux.id/

How to Make KDE Plasma Look Like Mac OS Big Sur

YOUR REACTION?

Facebook Conversations