Acer Pamerkan Project DualPlay Mini, Konsol Gaming 2-in-1 dengan Konsep Unik

Acer memperkenalkan inovasi terbaru mereka dalam industri perangkat keras gim melalui Project DualPlay Mini yang dipamerkan di ajang IFA 2026, Berlin.
Perangkat konsep ini menawarkan solusi dua dalam satu bagi para gamer yang menginginkan fleksibilitas sebuah konsol genggam sekaligus performa komputasi papan ketik.
Inovasi ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan pasar akan perangkat portabel yang mampu memainkan gim PC tanpa harus membebani pengguna dengan laptop gaming konvensional yang berat. Konsep ini dirancang agar para pemain dapat menikmati pengalaman bermain gim PC yang sesungguhnya di mana pun mereka berada.
Tampilan depan perangkat ini terlihat mirip dengan konsol genggam Acer Predator Atlas yang telah dikenal luas sebelumnya. Layar seluas 8 inci menjadi pusat kendali yang diapit oleh berbagai tombol fisik serta teknologi joystick canggih.
Acer menggunakan teknologi TMR dan Hall-effect trigger pada bagian pengontrol tersebut guna mencegah kendala drift, sebuah masalah klasik pada joystick yang sering mengganggu kenyamanan bermain dalam jangka panjang. Penggunaan sensor magnetik Hall-effect memastikan input perintah dari pengguna tetap presisi selama bertahun-tahun penggunaan aktif.
Bagian belakang konsol ini menyimpan rahasia dari desain modular yang diusung Acer. Terdapat papan ketik fisik yang dapat diakses serta sistem pengeras suara terintegrasi yang menyatu di balik kerangka perangkat.
Mekanisme unik pada layar memungkinkan pengguna untuk memutar posisi layar sehingga perangkat bertransformasi dari konsol genggam menjadi laptop mini yang ringkas. Pengguna juga dapat menghubungkan tetikus melalui koneksi Bluetooth atau menyambungkan monitor eksternal untuk mendapatkan pengalaman bermain yang lebih imersif.
Dapur pacu perangkat ini dipastikan akan menggunakan prosesor Intel generasi terbaru. Meskipun spesifikasi detail mengenai model cip, resolusi layar, hingga kapasitas memori belum dirinci oleh pihak perusahaan asal Taiwan tersebut, antusiasme pengunjung pameran tetap sangat tinggi.
Manajemen panas menjadi salah satu prioritas utama Acer dalam merancang perangkat mungil ini. Mereka menanamkan sistem pendingin Predator AeroBlade yang memadukan material logam dengan kipas plastik konvensional untuk memastikan suhu tetap stabil di bawah beban kerja berat.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor









