Cristian Chivu: Uang Bukan Jaminan Inter Milan Juara Liga Champions

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan skuadnya harus segera bangkit dan menanggalkan ketergantungan pada status nama besar di ajang Liga Champions 2026/2027.
Ia menekankan bahwa keberhasilan di kancah Eropa tidak bisa dibeli dengan modal finansial semata. Menurutnya, kerja keras dan keberanian jauh lebih bernilai di atas lapangan hijau.
Inter akan menjamu Club Brugge dalam laga matchday kedua di Stadio Giuseppe Meazza pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi momentum pembuktian setelah sebelumnya Inter takluk di tangan Real Madrid pada laga pembuka fase liga.
Statistik menunjukkan performa Inter di kompetisi kasta tertinggi Eropa ini memang tengah dalam tren negatif. Mereka menelan enam kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir, termasuk memori pahit tersingkir oleh klub Norwegia, Bodo/Glimt, pada musim lalu.
Situasi tersebut berbanding terbalik dengan performa mereka di liga domestik Italia. Kemenangan meyakinkan atas Parma akhir pekan lalu menjadi modal moral yang kuat sebelum menghadapi wakil Belgia, Club Brugge, yang juga sedang memburu poin perdana.
Chivu menyatakan bahwa uang memang memegang peranan, namun tidak bisa menjamin gelar juara. Ia menuntut para pemainnya untuk memiliki rasa tanggung jawab dan keinginan besar dalam mendominasi setiap laga yang dijalani.
Persaingan di dalam skuad saat ini menjadi fokus Chivu untuk meningkatkan standar permainan. Ia yakin atmosfer kompetitif dalam sesi latihan akan mendorong setiap pemain memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
Dalam kesempatan tersebut, Chivu turut menyoroti kebugaran Djed Spence yang mulai menunjukkan progres positif. Mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut telah melewatkan masa sulit akibat cedera fisik pada awal musim ini.
Spence tercatat sudah berlatih penuh selama satu pekan terakhir dan mendapatkan kesempatan bermain selama 25 menit saat melawan Parma. Chivu mengaku puas melihat pemainnya tersebut mulai lepas dari rasa frustrasi dan kembali menemukan ritme permainan terbaiknya.
Tentu saja, kehadiran pemain yang fit akan menjadi tambahan berharga bagi rotasi skuad Inter. Dengan kedalaman tim yang semakin matang, ambisi Nerazzurri untuk memperbaiki rekor buruk di Eropa kini menjadi tantangan nyata yang harus dibuktikan di atas lapangan.
Setiap pemain kini dituntut menunjukkan kematangan emosional saat menghadapi lawan. Chivu tidak ingin timnya menganggap remeh lawan mana pun demi menjaga fokus tetap berada pada jalur yang benar untuk melangkah lebih jauh di kompetisi bergengsi ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor














