Dilema Ekonomi di Balik Tren Kecerdasan Buatan untuk Konsumen

Dunia kecerdasan buatan atau artificial intelligence untuk segmen konsumen tampaknya kembali bergeliat setelah kehadiran sejumlah asisten pribadi baru di pasar global.
Meta baru saja meluncurkan asisten AI bernama Muse dengan maskot Jolly yang cukup menarik perhatian publik. Tidak ingin tertinggal, OpenAI juga merilis Dots yang membawa konsep serupa, yakni asisten pribadi berbasis karakter kartun untuk pengguna umum.
Di sisi lain, perusahaan rintisan bernama Instinct berhasil mencapai valuasi USD 10 miliar atau sekitar Rp157 triliun berkat kemampuan agen AI mereka dalam mengurus kebutuhan sehari-hari. Tugas seperti memesan tiket perjalanan, reservasi restoran, hingga membatalkan langganan digital kini dapat dilakukan secara otomatis oleh sistem tersebut.
-af2f7.webp)






