Hasil Liga Champions: Manchester United Tumbang di Tangan Como

Matchday ketiga Liga Champions 2026/2027 pada Rabu malam hingga Kamis dini hari WIB menghadirkan kejutan besar bagi Manchester United. Raksasa Inggris tersebut harus mengakui keunggulan tuan rumah Como setelah kalah dengan skor telak 1-4.
Hasil ini memicu reaksi luas mengingat perbedaan sejarah dan profil kedua klub di kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.
Como yang kini dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, tampil sangat dominan sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Cesc Fabregas ini menunjukkan efektivitas serangan yang luar biasa melalui koordinasi lini tengah yang rapi. Mereka berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Setan Merah yang tampil kurang terorganisasi sepanjang pertandingan.
Nico Paz menjadi pahlawan kemenangan bagi tim berjuluk I Lariani tersebut dengan sumbangan dua gol dan satu assist. Pemain muda yang direkrut dari Real Madrid ini membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit melalui tembakan melengkung ke sudut gawang.
Manchester United yang sempat mencoba menguasai bola justru terlihat kesulitan menembus blok pertahanan rendah yang diterapkan oleh tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Tasos Douvikas menambah keunggulan setelah menerima umpan matang dari Paz. Penyerang tersebut dengan tenang menaklukkan penjaga gawang Senne Lammens melalui teknik penyelesaian bola cungkil yang akurat.
Nico Paz kembali mencetak gol pada menit ke-60 melalui sebuah aksi individu yang melewati dua pemain bertahan lawan sebelum menceploskan bola. Dominasi Como semakin terlihat saat Jacobo Ramon memperlebar jarak skor menjadi 4-0 melalui sundulan keras memanfaatkan situasi bola mati. Gol hiburan Manchester United baru tercipta di masa tambahan waktu melalui penyerang asal Belanda, Joshua Zirkzee.
Di tempat lain, Real Madrid menunjukkan kelasnya sebagai juara bertahan dengan pesta gol ke gawang RB Leipzig.
Los Blancos sukses mengamankan kemenangan 4-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu. Hasil ini memperkokoh posisi mereka di papan atas klasemen sementara Liga Champions musim ini.
Pertandingan antara Bayern Munchen melawan Arsenal di Jerman berakhir tanpa pemenang dengan skor imbang 2-2. Harry Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak rekor baru dalam kompetisi ini. Penyerang Inggris tersebut kini tercatat selalu mencetak gol dalam 10 pertandingan Liga Champions secara berturut-turut.
Arsenal sebenarnya sempat memimpin lebih dahulu lewat aksi Eberechi Eze yang memanfaatkan operan akurat dari kapten Martin Odegaard.
Bayern kemudian membalas lewat Alphonso Davies dan berbalik unggul melalui eksekusi penalti Harry Kane. Penalti tersebut diberikan wasit setelah bek Arsenal, Jurien Timber, dinyatakan melakukan pelanggaran handball di dalam kotak terlarang.
Kemenangan Bayern yang sudah di depan mata sirna setelah Declan Rice melepaskan tembakan keras pada delapan menit terakhir waktu normal. Hasil imbang ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam persaingan ketat di klasemen. Persaingan menuju babak gugur diprediksi akan semakin sengit bagi kedua kesebelasan besar tersebut.
Kejutan lainnya terjadi di Prancis saat wakil Turki, Galatasaray, berhasil mencuri poin penuh dari markas Lille.
Galatasaray menang dengan skor meyakinkan 4-2 lewat permainan terbuka yang sangat atraktif. Sementara itu, LASK asal Austria secara mengejutkan mampu menumbangkan Sporting CP dengan skor tipis 3-2.
Kekalahan Manchester United dari Como menjadi catatan sejarah tersendiri bagi klub milik pengusaha Indonesia tersebut di panggung Eropa. Bagi Setan Merah, hasil ini menambah tekanan bagi manajemen klub untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim. Seluruh rangkaian hasil pertandingan ini mengubah peta persaingan klasemen Liga Champions musim 2026/2027 secara signifikan.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor












