Jika Kamu Masih Menilai Kedekatan Hanya Dari Lamanya Waktu, Mungkin Kamu Kehilangan Sesuatu yang Berharga

Kamu mungkin pernah merasa kecewa berat sama orang yang sudah kamu kenal bertahun-tahun.
Rasanya aneh, ya, saat orang yang sudah ada di hidupmu sejak zaman sekolah justru menghilang saat kamu butuh dukungan, sementara teman yang baru kenal beberapa bulan justru jadi orang pertama yang mengulurkan tangan. Kamu tidak sendirian kalau merasa bingung dengan situasi ini.
Jangan Mengukur Sahabat Dari Kalender
Kita sering terjebak sama angka. Kita berpikir bahwa semakin lama durasi pertemanan, semakin dalam pula rasa percaya yang bisa diberikan.
Padahal, waktu hanyalah sebuah hitungan di kalender yang tidak menjamin ketulusan seseorang. Kenyataannya, seseorang bisa saja ada di hidupmu selama satu dekade, tapi tetap tidak mengenal siapa kamu sebenarnya, sementara orang baru bisa saja langsung mengerti hanya dengan melihat raut wajahmu setelah seharian lelah bekerja.
Terbuka Untuk Orang Baru
Kadang, rasa takut untuk kecewa membuat kita menutup pintu rapat-rapat bagi orang-orang baru.
Kita memilih bertahan di lingkungan yang sudah toksik hanya karena rasa sungkan atau takut dianggap melupakan sejarah. Padahal, berteman dengan siapa saja tanpa melihat latar belakang ekonomi atau status sosial adalah sebuah keberanian yang membebaskan, asalkan kamu tetap bisa menjaga dirimu sendiri dari pengaruh buruk yang tidak perlu.
Sahabat Adalah Soal Sepasang Tangan
Persahabatan itu sebenarnya sederhana, seperti mata dan tangan yang bekerja sama tanpa perlu banyak instruksi.
Saat tanganmu terluka, mata akan menangis karena ikut merasakan sakitnya. Sebaliknya, saat air mata jatuh, tangan akan bergerak sendiri untuk mengusapnya tanpa perlu diminta. Itulah definisi sahabat yang sesungguhnya, yaitu mereka yang hadir secara alami saat dunia sedang tidak berpihak padamu.
Berhenti Mencari Sosok Sempurna
Kamu mungkin menuntut sahabatmu untuk selalu mengerti, selalu ada, dan tidak pernah berbuat salah.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor

















