Jika Seseorang Pergi Tanpa Alasan Lalu Datang Kembali, Mungkin Dia Hanya Sedang Bosan Saja

Ponselmu tiba-tiba bergetar di tengah malam, menampilkan nama yang sudah lama kamu hapus dari daftar kontak favorit.
Rasanya seperti ada yang menonjok ulu hati, tapi bukan karena rindu, melainkan karena kamu ingat persis bagaimana rasanya menangis sampai sesak saat dia menghilang begitu saja tanpa sepatah kata pun. Kamu tidak sendiri, banyak dari kita pernah berada di titik di mana kita merasa begitu berharga saat mereka butuh, tapi jadi debu saat mereka sudah merasa cukup.
Jangan Sampai Kamu Tertipu Lagi
Dia datang dengan pesan manis seolah tidak pernah terjadi apa-apa di antara kalian berdua. Mungkin dia bilang rindu, atau sekadar bertanya kabar dengan nada yang terdengar sangat santai dan tidak berdosa.
Padahal, orang yang pergi tanpa alasan itu sebenarnya sedang menguji seberapa jauh kamu masih bisa dimanfaatkan. Dia tidak mencari kamu karena menyesal, dia hanya mencari tempat pelarian yang dia tahu pasti akan menyambutnya dengan tangan terbuka.
Ingat Bagaimana Kamu Sembuh Sendiri
Dulu kamu harus menghabiskan banyak waktu sendirian untuk menambal hati yang dia hancurkan tanpa sisa. Kamu belajar kembali untuk tidur nyenyak, belajar untuk tidak lagi menunggu notifikasi yang tidak akan pernah datang, dan belajar untuk merasa utuh meski tanpanya.
Jangan biarkan usaha kerasmu selama ini runtuh hanya karena dia merasa kesepian di hari Sabtu malam. Kamu sudah melalui bagian tersulitnya, jadi jangan beri dia akses untuk memutar ulang skenario menyakitkan yang sama di hidupmu.
Cukup Bersikap Sewajarnya Saja
Kamu tidak perlu membalas dendam dengan memblokirnya atau memaki, karena itu justru menunjukkan kalau dia masih punya kuasa atas emosimu. Bersikaplah seperti orang asing yang sopan, cukup balas seperlunya atau bahkan tidak perlu sama sekali jika itu membuatmu lebih tenang.
Ingat, dia bukan lagi orang yang pantas mendapatkan bagian terbaik dari dirimu. Kamu sudah melangkah terlalu jauh untuk kembali ke lubang yang sama, jadi tetaplah berjalan lurus ke depan karena di sana jauh lebih terang daripada masa lalu yang dia tawarkan.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor







