Kekeringan Ekstrem: Danube Kering, Pembangkit Nuklir Eropa Terdampak

Kekeringan ekstrem melanda Eropa, memicu krisis energi setelah debit air Sungai Danube anjlok drastis. Situasi ini memaksa penutupan pembangkit nuklir di Romania dan mengancam operasional di Hongaria.
Di Romania, Pembangkit Nuklir Cernavoda yang memasok seperlima listrik nasional, terpaksa menghentikan total operasionalnya. Sungai Danube adalah satu-satunya sumber air pendingin bagi dua reaktor nuklir di fasilitas tersebut. Ini merupakan kali kedua Cernavoda ditutup akibat kekeringan parah, setelah insiden serupa pada tahun 2023.
Perusahaan Nuclearelectrica telah mencoba berbagai cara, termasuk meledakkan singkapan batu untuk mengarahkan aliran air. Namun, penurunan signifikan dan berkelanjutan level air Sungai Danube membuat upaya tersebut sia-sia. Direktur Romeo Urjan tidak memperkirakan pembangkit akan beroperasi kembali dalam 10 hari ke depan.
Sementara itu, Hongaria bergegas mengatasi dampak kekeringan pada Pembangkit Nuklir Paks, yang menghasilkan sekitar separuh listrik negaranya. Saat ini, hanya satu dari empat reaktor Paks yang masih beroperasi pada kapasitas minimal. Perdana Menteri Peter Magyar mengunjungi lokasi tersebut, menekankan urgensi situasi.
Magyar mengumumkan pembangunan bendungan rendah permanen untuk menaikkan permukaan air Sungai Danube di area pembangkit Paks. Otoritas juga berencana menenggelamkan dua tongkang sebagai efek bendungan awal. Proyek yang dikerjakan tentara Hongaria ini ditargetkan selesai dalam empat minggu, diharapkan mampu menaikkan level air lebih dari satu meter.
Kementerian Energi Romania tengah mencari sumber daya alternatif seperti tenaga angin dan impor energi, serta meminta publik untuk berhemat. Pembatasan penggunaan listrik juga mungkin diberlakukan untuk industri besar, bahkan Ford dan Dacia telah menghentikan produksi sementara. Krisis ini menyoroti kerentanan infrastruktur energi terhadap perubahan iklim ekstrem.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor









