5 Jenis Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Kardus Menurut Ahli Organisasi

Menggunakan kardus sebagai wadah penyimpanan barang di rumah sering dianggap solusi praktis dan hemat biaya. Padahal, penggunaan kardus untuk penyimpanan jangka panjang menyimpan risiko kerusakan bagi benda-benda berharga Anda.
Heather Aiello, seorang penata profesional sekaligus pemilik The Organized You, menegaskan bahwa tidak semua material cocok untuk menyimpan barang dalam waktu lama. Banyak orang masih belum menyadari bahwa kardus memiliki karakteristik yang justru merugikan isi di dalamnya.
Kardus cenderung menjadi sarang bagi serangga dan tikus, terutama jika ditempatkan di area dengan ventilasi buruk seperti loteng atau garasi. Kelembapan yang terserap oleh serat kertas kardus menciptakan lingkungan ideal bagi jamur untuk berkembang biak.
Dokumen penting menjadi barang pertama yang sebaiknya dijauhkan dari kotak kardus. Kandungan asam pada kardus dapat bereaksi dengan kertas, yang berakibat pada perubahan warna menjadi kekuningan dan kerusakan serat secara permanen.
Berikutnya, barang elektronik rentan terhadap debu dan kelembapan jika tidak disimpan dengan benar. Sering kali orang menganggap kardus bawaan pabrik cukup aman, namun penyimpanan di gudang pabrik menggunakan plastik pelindung serta kantong silika untuk menjaga kondisi komponen tetap kering.
Aiello menjelaskan bahwa kardus tidak memiliki lapisan pelindung terhadap elemen luar. Hama dan debu sangat mudah menyusup ke dalam celah kotak, sehingga mengancam kelangsungan hidup komponen elektronik yang sensitif.
Koleksi buku Anda juga masuk dalam daftar benda yang dilarang disimpan di kardus. Berat buku yang berlebihan sering membuat bagian bawah kardus jebol, sementara kondisi kardus yang lembap memicu serangan rayap yang gemar menggerogoti lem kertas.
Bahan makanan seperti tepung atau gandum sering kali disimpan di dalam kardus di gudang dapur. Praktik ini sangat berisiko karena bau makanan akan mengundang hama masuk ke dalam rumah. Kardus sama sekali tidak mampu menghalangi akses tikus maupun serangga kecil untuk mencapai persediaan makanan tersebut.
Terakhir, hindari menyimpan pakaian di dalam kardus, meskipun hanya untuk pakaian musim lalu. Bahan kain sangat mudah menyerap kelembapan dari kardus yang memicu munculnya jamur atau lumut.
Brenda Scott dari Tidy My Space memperingatkan bahwa tumpukan pakaian di dalam kardus menjadi tempat persembunyian favorit bagi tikus. Ngengat juga dapat dengan mudah masuk dan merusak tekstur kain pakaian kesayangan Anda dalam waktu singkat.
Sebagai pengganti, gunakan wadah plastik bening yang kedap udara untuk penyimpanan jangka panjang. Wadah ini lebih awet, memudahkan Anda melihat isi di dalamnya, serta memberikan perlindungan maksimal dari gangguan hama dan kelembapan ruangan.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor













