Persija Jakarta Pertahankan Rekor Sempurna, Taklukkan Java United 1-0 di BRI Super League

Persija Jakarta mengukuhkan posisinya di papan atas klasemen sementara BRI Super League 2026/2027 setelah berhasil menundukkan Java United FC dengan skor tipis 1-0. Laga krusial pekan ketiga tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu malam, 19 September 2026.
Gol semata wayang kemenangan Macan Kemayoran tercipta pada menit ke-13 melalui penyerang Arlyansyah Abdulmanan.
Arlyansyah dengan tenang mengkonversi umpan silang akurat yang dilepaskan Ikerim Memija dari sisi sayap serangan Persija. Bola berhasil menembus jala gawang Java United yang dikawal Jorge, memberikan keunggulan cepat bagi tim ibu kota.
Keunggulan 1-0 tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Sepanjang paruh awal pertandingan, Persija Jakarta memang terlihat lebih dominan dalam menguasai bola dan menciptakan peluang.
Memasuki babak kedua, Java United berusaha keras untuk bangkit dan menyamakan kedudukan. Tim tamu mencoba merancang sejumlah serangan balik cepat, namun kerap terbentur kokohnya pertahanan Persija yang digalang oleh Radovan Pankov dan Rizky Ridho.
Kedua kesebelasan terlibat dalam jual beli serangan yang cukup intens selama paruh kedua. Kendati demikian, tidak ada tambahan gol yang tercipta dari kedua tim meskipun beberapa peluang emas sempat hadir di depan gawang.
Solidnya lini belakang dan penampilan cemerlang kiper Nadeo Argawinata memastikan clean sheet bagi Persija Jakarta. Hasil akhir 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif Persija Jakarta di awal musim BRI Super League 2026/2027. Mereka kini telah mengantongi tiga kemenangan beruntun dari tiga pertandingan yang telah dimainkan.
Perolehan sembilan poin menempatkan Macan Kemayoran di peringkat kedua klasemen sementara, bersanding ketat dengan Madura United yang berada di puncak berkat selisih gol lebih baik.
Situasi berbeda dialami Java United FC yang masih terperosok di zona degradasi.
Kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat ke-17 dengan raihan minus satu poin, akibat sanksi pengurangan poin yang diterima sebelumnya. Posisi ini tentu menjadi alarm keras bagi tim untuk segera berbenah jika ingin bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Formasi yang diterapkan Persija dengan Ikerim Memija di sayap kiri dan Arlyansyah Abdulmanan sebagai ujung tombak efektif membongkar pertahanan lawan. Lini tengah yang dihuni Fabio Calonego, Istjepan Loncar, dan Kyohei Yoshino juga menunjukkan kekuatan dalam mengalirkan bola dan memutus serangan Java United.
Sementara itu, trio penyerang Java United, Gustavo Almeida, David da Silva, dan Kaio Nunes, meski memiliki reputasi mumpuni, tampak kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Persija. Koordinasi pertahanan Macan Kemayoran memang layak diacungi jempol dalam pertandingan ini.
Hasil ini akan menjadi modal berharga bagi Persija Jakarta untuk menjaga momentum persaingan gelar juara. Di sisi lain, Java United harus segera menemukan strategi efektif untuk meraih poin jika tidak ingin semakin terjerembab di dasar klasemen.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor











