
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, baru saja mencetak tonggak sejarah penting dalam karier internasionalnya. Bek tangguh berusia 35 tahun ini sukses menembus angka 100 penampilan bersama Timnas Belanda saat menghadapi Serbia di ajang UEFA Nations League pada Senin (5/10/2026) dini hari WIB.
Pencapaian spesial itu diwarnai dengan momen emosional yang tak terlupakan bagi Van Dijk. Sebelum pertandingan krusial tersebut dimulai, ia mendapat kehormatan untuk berjalan memasuki lapangan ditemani oleh sang putranya.
Sang putra terlihat membawa panji kebanggaan Timnas Belanda, menambah nuansa haru pada seremoni sebelum sepak mula.
Keduanya tampak tersenyum lebar, berbagi kebahagiaan di tengah sorotan publik. Setelah momen perayaan singkat tersebut, Van Dijk segera kembali fokus menjalankan tugasnya sebagai pemimpin di lini belakang De Oranje.
Dengan koleksi 100 caps, Virgil van Dijk kini resmi masuk dalam kelompok elite pesepak bola putra Belanda. Ia menjadi pemain ke-11 sepanjang sejarah yang berhasil mencapai jumlah penampilan internasional sebanyak itu, sebuah indikator konsistensi dan dedikasi luar biasa.
Tentu saja, catatan tersebut menempatkannya di antara para legenda. Mantan gelandang Real Madrid dan Inter Milan, Wesley Sneijder, masih memegang rekor penampilan terbanyak untuk Belanda dengan 134 caps.
Sementara itu, mantan penyerang Liverpool, Dirk Kuyt, berada di posisi kedelapan dengan 104 penampilan. Dengan satu tambahan caps ini, Van Dijk kini hanya terpaut empat penampilan dari Kuyt, membuka peluang besar untuk terus memperbaiki posisinya dalam daftar tersebut.
Pencapaian pribadi Van Dijk semakin terasa manis karena ia juga berkontribusi pada hasil positif tim. Belanda berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Serbia berkat gol-gol yang dicetak oleh Teun Koopmeiners dan Joshua Zirkzee, sedangkan Serbia hanya mampu membalas melalui Mihajlo Cvetković.
Kemenangan ini membuat Belanda memuncaki Grup B UEFA Nations League dengan koleksi delapan poin dari empat pertandingan, hasil dari dua kemenangan dan dua kali imbang.
Mereka memiliki perolehan poin yang sama dengan Yunani di posisi kedua. Sementara itu, Serbia masih terdampar di dasar klasemen, menghadapi tantangan berat untuk bangkit.
Timnas Jerman, yang kini ditangani Jurgen Klopp, berada di posisi ketiga dengan lima poin. Mereka wajib memenangkan dua pertandingan tersisa jika ingin menjaga peluang finis di posisi teratas grup dan lolos ke fase selanjutnya.
Pelatih Belanda, Xavi, secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada Virgil van Dijk atas pencapaian seratus caps tersebut. Ia memuji bek Liverpool itu sebagai sosok pemimpin yang sangat vital bagi skuadnya.
“Ini merupakan hari yang emosional baginya, saya sangat bahagia untuk Virgil,” ujar Xavi kepada media Voetbal International. “Saya juga senang bisa bekerja dengannya, dia adalah pemimpin sejati, sama seperti Denzel Dumfries.”
Xavi menilai torehan 100 caps sebagai pencapaian luar biasa yang layak mendapat penghargaan khusus. “Hal seperti itu merupakan capaian yang sungguh menakjubkan. Kami pasti akan menempatkannya dalam sorotan setelah pertandingan dan memberikan ucapan selamat yang layak,” tambah sang pelatih.
Pencapaian Van Dijk tidak hanya menegaskan kualitasnya sebagai bek kelas dunia, melainkan juga menunjukkan bahwa ia masih memegang peran sentral di Timnas Belanda. Di tengah upaya Xavi membangun kembali kekuatan De Oranje, pengalaman, kepemimpinan, dan mentalitas juara dari pemain Liverpool tersebut menjadi aset berharga yang tak tergantikan.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor