Krisis Kelaparan Menghantui Warga Oleshky di Bawah Pendudukan Rusia

Krisis kemanusiaan kini membayangi kota Oleshky di Ukraina, tempat di mana warga sipil terjebak dalam kondisi memprihatinkan akibat pendudukan militer Rusia. Kota yang terletak di sisi timur Sungai Dnipro ini kini berubah menjadi zona mematikan bagi penduduknya.
Pasokan makanan di Oleshky dilaporkan hampir habis, sementara akses evakuasi praktis tidak mungkin dilakukan. Ancaman ranjau darat serta serangan drone yang terus-menerus membuat mobilitas warga di dalam kota menjadi sangat terbatas.
Kondisi ini memperburuk situasi bagi mereka yang bertahan di wilayah tersebut. Oleshky sendiri merupakan kota strategis yang sebelumnya sempat terdampak banjir besar akibat penghancuran bendungan Kakhovka pada Juni 2023 lalu.
Peristiwa penghancuran bendungan tersebut meluluhlantakkan infrastruktur dasar di wilayah itu. Kini, ketiadaan suplai logistik yang masuk membuat cadangan pangan milik warga semakin menipis setiap harinya.
Para ahli kemanusiaan memperingatkan bahwa blokade de facto yang diciptakan oleh kehadiran militer dan medan perang yang berbahaya menyulitkan organisasi bantuan internasional. Mereka tidak bisa menjangkau wilayah tersebut karena risiko keamanan yang luar biasa tinggi bagi para relawan.
Kehidupan sehari-hari penduduk Oleshky kini sepenuhnya bergantung pada persediaan yang tersisa di gudang rumah tangga. Beberapa warga nekat mencoba keluar melalui rute yang berbahaya, namun mayoritas justru terjebak dalam ketakutan akan ledakan ranjau yang tersebar di titik-titik krusial.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor












