Lukisan Langka Van Gogh Dipamerkan di Hong Kong Jelang Lelang Rekor Dunia

Antrean panjang warga terlihat memadati lokasi pameran seni di Hong Kong untuk menyaksikan sebuah lukisan mahakarya Vincent van Gogh yang kembali muncul ke publik.
Lukisan berjudul Châtaigniers en fleurs atau Pohon Kastanye Berbunga ini akhirnya dipamerkan setelah menghilang dari pandangan publik selama lebih dari 60 tahun. Karya tersebut kini mencuri perhatian dunia seni rupa global.
Karya seni bersejarah ini dilukis oleh Van Gogh di desa Auvers-sur-Oise, Prancis, pada tahun 1890. Momen ini terjadi sekitar dua bulan sebelum sang maestro menutup usia di desa yang sama.
Pihak rumah lelang Sotheby’s memperkirakan lukisan ini akan terjual dengan harga USD 180 juta atau sekitar Rp2,8 triliun. Angka fantastis tersebut diprediksi bakal memecahkan rekor sebagai harga lelang tertinggi untuk sebuah karya seni Van Gogh di pasar global.
Proses lelang rencananya akan diselenggarakan di New York pada akhir pekan ini. Antusiasme masyarakat Hong Kong menjadi indikator kuat betapa tingginya minat kolektor terhadap karya-karya pelukis beraliran pasca-impresionisme tersebut.
Auvers-sur-Oise merupakan lokasi yang memiliki arti mendalam bagi perjalanan karier sang seniman Belanda tersebut. Di tempat inilah ia menghasilkan beberapa karya paling berpengaruh sebelum mengakhiri hidupnya secara tragis.
Sebagai informasi, pameran sebelum lelang atau dikenal dengan istilah preview merupakan prosedur standar bagi rumah lelang besar untuk menarik minat calon pembeli. Langkah ini memungkinkan publik melihat detail karya sebelum berpindah tangan ke kolektor pribadi.
Harga yang dipatok Sotheby’s mencerminkan kelangkaan lukisan yang sudah lama tidak terlihat di pasar terbuka ini. Nilai historis yang dimiliki oleh karya dari periode akhir kehidupan Van Gogh sering kali menjadi penentu utama lonjakan harga di balai lelang ternama.
Penggemar seni di Hong Kong tampak tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Mereka rela berdiri dalam antrean panjang demi melihat sapuan kuas asli sang seniman dari jarak dekat sebelum lukisan tersebut disimpan kembali oleh pemilik baru yang kemungkinan besar akan menjauhkannya dari mata publik.
Pasar seni lukis dunia saat ini memang sedang berada dalam tren positif untuk karya-karya maestro klasik. Lonjakan nilai investasi pada aset fisik seperti lukisan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor kelas atas di Asia dan dunia Barat.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor








