Jika Kamu Harus Meminta Seseorang Untuk Tetap Tinggal, Mungkin Dia Memang Tidak Pernah Benar-Benar Ingin Ada di Sampingmu

Rasanya sesak sekali waktu kamu sadar kalau dia sudah mulai jaga jarak.
Kamu mungkin sudah berusaha melakukan segalanya, dari jadi pendengar yang baik sampai menelan ego cuma supaya hubungan ini tetap jalan. Tapi anehnya, semakin kamu genggam erat, dia malah semakin terasa menjauh, seolah kamu sedang memegang pasir yang perlahan hilang di sela jari.
Kamu nggak sendirian kalau merasa lelah dengan kondisi ini. Banyak dari kita pernah ada di posisi itu, menahan napas sambil berharap keadaan akan membaik dengan sendirinya, padahal sebenarnya kita cuma sedang menunda rasa sakit yang tidak terelakkan.
Jangan Buang Tenagamu Untuk Menahan Sesuatu
Memaksa seseorang untuk tinggal itu ibarat menarik karet yang sudah putus. Kamu cuma akan menyakiti dirimu sendiri saat karet itu lepas dan mengenai kulitmu dengan keras.
Dia mungkin punya seribu alasan untuk pergi, mulai dari bosan sampai merasa tidak cocok lagi. Namun, ingatlah kalau orang yang benar-benar peduli padamu tidak akan membuatmu menebak-nebak posisimu di hidupnya setiap saat.
Kalau dia sudah bertekad untuk melangkah pergi, memintanya bertahan cuma akan membuat harga dirimu makin terkikis. Kamu sedang melawan keinginan seseorang yang bahkan sudah tidak punya ruang lagi buat kamu di hatinya.
Tulus Itu Tidak Perlu Banyak Syarat
Cinta yang tulus seharusnya terasa seperti rumah, bukan penjara yang membuat penghuninya ingin kabur. Kalau dia harus berpikir panjang untuk mencintaimu, berarti memang ada yang salah dengan fondasi yang kalian bangun selama ini.
Seseorang yang benar-benar tulus tidak akan butuh sejuta alasan untuk tetap bertahan. Baginya, kamu adalah alasan yang sudah lebih dari cukup untuk menghadapi badai apa pun di depan mata.
Biarkan Dia Pergi Jika Memang Perlu
Sakitnya melepaskan itu memang nyata, tapi jauh lebih sakit kalau kamu harus mencintai sendirian dalam hubungan yang sudah tidak punya jiwa. Kamu tidak perlu menangisi seseorang yang bahkan tidak takut kehilanganmu.
Mungkin memang sulit untuk menerima kenyataan ini sekarang. Namun, pelan-pelan kamu akan sadar bahwa melepaskan adalah bentuk tertinggi dari mencintai dirimu sendiri agar kamu bisa napas lagi setelah sekian lama menahan sesak.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor












