Jika Memang Ingin Pergi Jangan Pakai Jarak Sebagai Alasan Karena Kita Tahu Siapa Yang Sebenarnya Kamu Cari

Rasanya sesak sekali waktu kamu tahu alasan dia minta putus bukan karena jarak yang membentang, tapi karena ada orang lain yang lebih menarik perhatian.
Kamu merasa sendirian saat harus menelan pahitnya kenyataan ini. Padahal, ribuan orang di luar sana juga sedang duduk termenung di kafe, mencoba mencerna kebohongan yang sama dengan yang kamu rasakan hari ini.
Jarak Bukan Masalah, Kepercayaanlah Jawabannya
Jarak itu hanya angka di peta atau jam di kalender. Jika memang masih ada rasa, sejauh apa pun raga terpisah, hati akan tetap punya cara untuk pulang dan memberikan kabar.
Masalahnya bukan pada berapa kilometer yang memisahkan kalian. Masalahnya ada pada seseorang yang memang sejak awal sudah malas berjuang dan lebih memilih mencari pelarian di tempat lain.
Dia menjadikan jarak sebagai tameng supaya terlihat seolah dia korban keadaan. Padahal, dia hanya sedang mencari jalan keluar yang paling mudah tanpa harus merasa menjadi orang jahat di depan matamu.
Jujur Saja Jauh Lebih Baik
Apa susahnya bilang kalau dia sudah bosan atau sudah tidak lagi punya perasaan yang sama. Kamu bukan orang yang akan memaksa seseorang untuk tetap tinggal jika hatinya memang sudah tidak ada di sana.
Lebih baik sakit karena kejujuran yang pahit daripada hancur karena pengkhianatan yang dibungkus rapi dengan kebohongan. Kamu berhak mendapatkan perpisahan yang bermartabat, bukan perpisahan yang penuh sandiwara.
Jangan Biarkan Dia Membodohimu
Sekarang kamu mulai paham bahwa dia sibuk mencari alasan untuk meninggalkanmu karena dia sudah punya kesibukan baru dengan orang lain. Itu bukan salahmu, dan itu bukan cerminan dari seberapa berharganya dirimu.
Kamu boleh saja merasa terluka, tapi jangan pernah merasa rendah diri. Dia yang memilih untuk pergi dengan cara yang pengecut tidak layak untuk kamu tangisi terlalu lama.
Kamu sudah cukup sabar menghadapi semua ketidakpastian ini. Sekarang waktunya kamu berhenti menunggu penjelasan yang hanya akan menambah luka, dan mulai menarik napas lega karena kamu sudah tahu siapa dia sebenarnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor













