
Menatap layar ponsel sambil menunggu notifikasi yang tak kunjung muncul itu memang menyesakkan.
Kamu mungkin merasa sendirian saat rindu mulai menggerogoti pikiran di malam hari. Wajar kok kalau kamu merasa cemas, karena jarak memang bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan oleh perasaan.
Saat jarak memisahkan, rindu sering kali berubah menjadi rasa khawatir yang tidak masuk akal. Kamu mulai bertanya apakah dia juga memikirkan hal yang sama atau justru sudah sibuk dengan dunianya sendiri.
Daripada membiarkan pikiranmu lari ke mana-mana dan menciptakan skenario buruk, cobalah untuk berhenti sejenak. Berdoa menjadi cara paling jujur untuk mendekatkan kembali apa yang terasa menjauh, sebab doa tidak mengenal batasan kilometer atau perbedaan zona waktu.
Kadang kita terlalu fokus pada fisik yang tidak bisa disentuh. Padahal yang paling penting adalah bagaimana hati kalian tetap tersambung dalam satu frekuensi yang sama.
Ketika kamu menyebut namanya dalam doa, kamu sebenarnya sedang memeluknya dengan cara yang paling tenang. Kamu tidak perlu memaksa keadaan agar segera berubah, cukup percayakan saja bahwa niat baikmu akan sampai ke alamat yang tepat tanpa terhalang apa pun.
Mungkin saat ini kamu merasa lelah karena rindu yang tidak tersalurkan. Ingatlah bahwa rasa tidak nyaman ini hanyalah bagian dari proses yang sedang kalian jalani bersama.
Tetaplah percaya pada ikatan yang kalian bangun meski tidak selalu bisa bertemu. Suatu hari nanti, kamu akan sadar bahwa doa-doa yang kamu panjatkan selama masa sulit ini adalah alasan mengapa hubungan kalian tetap bertahan sampai saat ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor
