Alasan Pemerintah China Wajibkan Siswa Kelas Sembilan Membaca Novel Jane Eyre

Pemerintah China baru saja mengambil langkah mengejutkan dalam kurikulum pendidikan nasional mereka.
Otoritas pendidikan di negara tersebut kini mewajibkan seluruh siswa kelas sembilan untuk membaca novel klasik Jane Eyre karya Charlotte Bronte. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperluas cakrawala literasi siswa terhadap sastra dunia.
Karya sastra dari periode Victoria ini memang memiliki posisi unik di hati pembaca China selama beberapa dekade terakhir. Jane Eyre bukan sekadar bacaan wajib di sekolah, melainkan simbol perjuangan kemandirian seorang wanita dalam menghadapi tekanan sosial yang opresif.
Karakter utama dalam novel tersebut, Jane, digambarkan sebagai sosok yang sangat gigih memperjuangkan kesetaraan derajat manusia. Bagi banyak pelajar di China, nilai-nilai keteguhan hati Jane Eyre dipandang sebagai inspirasi untuk menghadapi dinamika kehidupan modern yang sangat kompetitif.










