
Barcelona mencatatkan kemenangan telak 5-0 atas Valencia dalam laga lanjutan LaLiga yang berlangsung di Stadion Mestalla, Spanyol, pada Minggu (6/9/2026).
Dominasi Blaugrana begitu terasa sejak menit awal pertandingan hingga membuat tim tuan rumah tidak mampu mengembangkan permainan. Lamine Yamal menjadi bintang dengan menyarangkan dua gol ke gawang Valencia.
Tiga gol lainnya masing-masing disumbangkan oleh Fermin Lopez, Raphinha, dan gelandang kreatif Pedri. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Barcelona di papan atas klasemen sementara musim 2026/2027.
Gelandang anyar Barcelona, Rodri, turut tampil sejak menit pertama dalam laga ini. Ia dipercaya mengawal lini tengah selama 62 menit sebelum akhirnya ditarik keluar oleh pelatih untuk memberi kesempatan kepada pemain lain.
Saat sedang duduk di bangku cadangan, kamera menangkap momen Rodri berbincang dengan bek Pau Cubarsi mengenai kualitas lawan yang baru saja mereka hadapi. Rodri tidak segan melontarkan kritik pedas terkait penampilan Valencia yang dinilainya sangat mengecewakan.
"Mereka benar-benar lemah dan sangat payah," ujar Rodri dalam percakapan tersebut. Ia merasa heran dengan level permainan yang ditunjukkan oleh tim tuan rumah sepanjang pertandingan berlangsung.
Kritik Rodri tidak berhenti sampai di situ. Ia menyoroti kegagalan total Valencia dalam membangun serangan, terutama pada babak kedua ketika mereka kesulitan menyentuh area pertahanan Barcelona.
"Mereka mengerikan, benar-benar mengerikan. Bagaimana mungkin tim seperti Valencia tidak mampu melewati garis tengah lapangan di babak kedua," tambah Rodri kepada rekannya. Pernyataan ini mencerminkan jurang perbedaan kualitas yang lebar di atas lapangan hijau.
Hasil pertandingan ini semakin memperburuk catatan statistik Valencia pada awal musim LaLiga 2026/2027. Hingga memasuki pekan keempat, mereka tercatat hanya mampu mengumpulkan satu poin dari total empat laga yang sudah dijalani.
Kondisi ini menempatkan Valencia di posisi paling dasar klasemen sementara LaLiga. Selain minim poin, mereka juga menunjukkan kelemahan di lini pertahanan dengan catatan telah kebobolan sebanyak sembilan gol sejauh ini.
LaLiga sendiri merupakan kompetisi kasta tertinggi dalam sistem liga sepak bola Spanyol yang diikuti oleh 20 klub elit. Valencia, sebagai salah satu klub bersejarah di Spanyol, kini berada di bawah tekanan besar untuk segera bangkit dari keterpurukan tersebut.
Bagi Barcelona, kemenangan besar di Mestalla ini menjadi modal positif untuk menjaga momentum. Strategi yang diterapkan tim pelatih tampak efektif dalam membongkar rapatnya pertahanan lawan yang justru kehilangan arah setelah tertinggal gol cepat.
Perjalanan musim masih panjang bagi kedua tim. Namun, bagi Valencia, performa di hadapan publik sendiri kali ini menjadi catatan merah yang menuntut evaluasi besar dari jajaran pelatih dan manajemen klub ke depannya.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor