Como Milik Pengusaha Indonesia Bantai Manchester United di Liga Champions

Como yang dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia sukses menumbangkan Manchester United dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Kemenangan telak 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia ini menjadi bukti nyata kekuatan baru dari klub Italia tersebut di kancah Eropa.
Nico Paz menjadi bintang lapangan dengan torehan tiga gol atau hattrick ke gawang tim tamu.
Keberhasilan Como ini tidak lepas dari investasi besar yang dikucurkan oleh keluarga Hartono, pemilik Grup Djarum, yang mengakuisisi klub tersebut beberapa tahun lalu. Proses transformasi dari klub kasta bawah menuju kompetisi elit Liga Champions kini membuahkan hasil yang membanggakan bagi publik Indonesia. Sejak menit awal pertandingan, tuan rumah langsung melancarkan tekanan demi merusak koordinasi pertahanan Setan Merah.
Manchester United sebenarnya sempat membuka peluang emas melalui bek kanan mereka, Diogo Dalot, pada menit kedua pertandingan.
Upaya pemain asal Portugal tersebut masih belum menemui sasaran sehingga gagal mengubah papan skor. Kegagalan United langsung dibayar mahal oleh Como lewat skema serangan balik yang tersusun sangat rapi.
Lucas Da Cunha memberikan umpan matang kepada Nico Paz yang kemudian melepaskan tembakan akurat untuk membawa tuan rumah memimpin 1-0. Stadion yang terletak di tepi Danau Como tersebut langsung bergemuruh merayakan keunggulan cepat atas raksasa Inggris. Manchester United mencoba mengendalikan ritme permainan dengan penguasaan bola yang dominan setelah tertinggal satu gol.
Meski demikian, pertahanan solid yang digalang oleh lini belakang Como membuat setiap upaya pemain United selalu kandas sebelum masuk ke kotak penalti.
Memasuki babak kedua, dominasi tim asuhan Cesc Fabregas justru semakin terlihat jelas di atas lapangan hijau. Nico Paz kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-49 setelah menerima asis dari penyerang asal Yunani, Anastasios Douvikas.
Gol kedua ini berdampak buruk pada mental bertanding para pemain United yang terlihat mulai kehilangan fokus dalam menjaga area pertahanan. Kesalahan fatal di lini belakang tim tamu pada menit ke-57 menjadi awal terjadinya malapetaka berikutnya bagi skuad asuhan Erik ten Hag. Nico Paz dengan sigap memanfaatkan kesalahan tersebut untuk melengkapi torehan hattrick miliknya sekaligus membawa Como menjauh dengan skor 3-0.
Penyerang muda asal Argentina yang didatangkan dari Real Madrid tersebut benar-benar menjadi mimpi buruk bagi barisan pertahanan Manchester United sepanjang laga.
Pesta gol klub berjuluk I Lariani ini belum berhenti sampai di situ karena Jacobo Ramon ikut mencatatkan namanya di papan skor. Melalui sundulan tajam pada menit ke-76, Ramon sukses meneruskan umpan silang akurat dari Kaiki Bruno untuk mengubah kedudukan menjadi 4-0.
Skor mencolok ini membuat peluang Manchester United untuk membawa pulang poin dari tanah Italia hampir tertutup rapat bagi para penggemarnya. Manchester United baru bisa memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu melalui gol penyerang asal Belanda, Joshua Zirkzee. Zirkzee berhasil menyelesaikan umpan pendek dari Amad Diallo, tetapi gol tersebut hanya menjadi hiburan di tengah kekalahan memalukan mereka.
Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, keunggulan telak tuan rumah tidak berubah sama sekali.
Tambahan tiga poin membuat posisi Como merangkak naik ke peringkat 10 klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan total enam poin. Hasil ini menjadi sejarah tersendiri bagi klub yang dimiliki oleh orang terkaya di Indonesia tersebut dalam kompetisi antarklub paling bergengsi di dunia. Sebaliknya, Manchester United harus tertahan di posisi ke-20 dengan koleksi tiga poin dari tiga pertandingan yang telah mereka jalani.
Performa impresif ini memberikan sinyal kuat bahwa Como siap bersaing dengan klub-klub mapan di Benua Biru pada masa mendatang.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor












