Selain Kayode, daftar pencetak gol Italia dilengkapi oleh Alessandro Bastoni dan Francesco Pio Esposito, sementara satu-satunya gol balasan Turki disumbangkan oleh Baris Alper Yilmaz. Hasil ini menjadi modal moral bagi Italia sebelum mereka menatap laga berat selanjutnya melawan Prancis.
Di Inggris, Kayode dikenal sebagai spesialis lemparan ke dalam jarak jauh bersama klubnya, Brentford. Keahlian ini sempat ia peragakan di Bursa, meskipun kondisi lapangan yang basah akibat hujan deras cukup menyulitkan pergerakan bola.
”Kami bermain di babak pertama dengan kesederhanaan dan determinasi yang luar biasa. Kami ingin membuktikan diri di stadion dengan atmosfer luar biasa ini,” ungkap Kayode lebih lanjut mengenai performa timnya di bawah tekanan suporter tuan rumah.
Kayode tampak beberapa kali menggunakan handuk untuk mengeringkan bola sebelum melakukan lemparan jauh ke jantung pertahanan lawan. Strategi tersebut menjadi variasi serangan tambahan bagi Italia dalam upaya membongkar rapatnya barisan pemain Turki yang bermain di bawah guyuran hujan.
Kemenangan besar di Bursa menandai awal yang menjanjikan bagi karier internasional Kayode. Konsistensi permainan ini diharapkan berlanjut saat Italia menghadapi tantangan dari Prancis dalam rangkaian jadwal padat Nations League bulan depan.