Google Hapus Fitur Safety Signal pada Perangkat Pixel Watch Akhir Tahun

Google secara resmi mengumumkan kebijakan untuk menghentikan operasional fitur Safety Signal pada lini produk Pixel Watch.
Keputusan ini akan mulai berlaku pada Desember mendatang dan berdampak langsung bagi para pengguna jam tangan pintar yang menggunakan koneksi LTE. Sebelumnya, fitur ini memungkinkan perangkat tetap terhubung ke jaringan seluler untuk keperluan darurat meski pengguna tidak memiliki paket data aktif.
Perusahaan menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi efisiensi ekosistem perangkat pendukung mereka. Meskipun fitur tersebut ditiadakan, perangkat Pixel Watch tetap dapat berfungsi optimal melalui koneksi Wi-Fi atau Bluetooth yang tersambung ke ponsel pintar.
Safety Signal sendiri merupakan layanan yang memberikan ketenangan bagi pengguna saat berada dalam situasi mendesak. Fitur ini dirancang untuk memastikan perangkat tetap bisa mengirimkan sinyal lokasi atau panggilan darurat ketika pengguna sedang berolahraga atau beraktivitas jauh dari ponsel mereka.
Bagi banyak pengguna, layanan ini menjadi alasan utama memilih varian LTE dibandingkan model standar. Harga varian LTE biasanya lebih mahal sekitar USD 50 (sekitar Rp785.000) dibandingkan model GPS standar, yang mencerminkan nilai tambah dari konektivitas mandiri tersebut.
Keputusan Google ini memicu diskusi di kalangan komunitas pengguna teknologi terkait keandalan perangkat wearable saat kondisi kritis. Mereka berharap perusahaan menyediakan solusi alternatif yang mampu memberikan proteksi serupa tanpa membebankan biaya langganan tambahan kepada konsumen.
Pengguna yang masih mengandalkan Safety Signal hingga saat ini diminta untuk segera melakukan penyesuaian sebelum tenggat waktu berakhir. Google menyarankan pengguna untuk mengandalkan fitur panggilan darurat berbasis ponsel atau menggunakan jaringan Wi-Fi di area publik saat diperlukan.
Pergeseran fokus Google terhadap perangkat kerasnya menunjukkan adanya perubahan prioritas dalam pengembangan fitur berbasis layanan seluler. Perusahaan ingin memastikan bahwa setiap fitur yang ditawarkan memiliki basis pengguna yang luas dan dapat dipertahankan secara teknis dalam jangka panjang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai apakah akan ada pengganti fitur serupa di masa depan. Pengguna yang memiliki pertanyaan atau kendala terkait perubahan ini disarankan untuk mengakses pusat bantuan resmi Pixel Watch untuk mendapatkan informasi lebih rinci.
Secara keseluruhan, pembaruan ini menandai akhir dari era fitur khusus pada seri jam tangan pintar Google generasi awal. Pengguna setia diingatkan untuk selalu mengecek pembaruan sistem operasi guna memastikan perangkat mereka tetap berjalan dengan dukungan keamanan yang terbaru.
Dampak dari kebijakan ini kemungkinan akan terasa bagi para pelari atau pesepeda yang sering bepergian tanpa membawa ponsel. Oleh karena itu, pengembang aplikasi pihak ketiga diharapkan dapat segera menciptakan alternatif yang mampu menjembatani celah keamanan tersebut bagi komunitas olahraga global.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4095624/original/029966500_1658369057-000_9DF37V.jpg)




