Jose Mourinho Kembalikan Kekuatan Santiago Bernabeu, Real Madrid Berjaya di 7 Laga Kandang

Real Madrid kembali mengukuhkan dominasinya di Santiago Bernabeu setelah melibas RB Leipzig 4-1 pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan impresif ini memperpanjang catatan sempurna Los Blancos di kandang di bawah arahan Jose Mourinho, sekaligus menegaskan kembalinya marwah stadion kebanggaan mereka.
Pada pertandingan tersebut, Bernardo Silva membuka keunggulan Los Blancos jelang turun minum, diikuti gol Arda Guler di awal babak kedua. Kylian Mbappe dan Yan Diomande melengkapi pesta gol Madrid, sementara RB Leipzig hanya mampu membalas lewat Tidiam Gomis.
Sejak kembali menukangi Real Madrid, Jose Mourinho memang berhasil membawa perubahan signifikan dalam performa tim, khususnya saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Santiago Bernabeu kini perlahan menjelma kembali menjadi benteng yang kokoh, sangat sulit ditaklukkan oleh tim tamu mana pun.
Konsistensi kemenangan di kandang menjadi modal krusial bagi Mourinho untuk membangun skuad yang semakin tangguh dan bermental juara.
Real Madrid telah memenangkan seluruh tujuh pertandingan kandang pada musim 2026/2027. Raihan 21 poin penuh ini secara mutlak menegaskan superioritas Los Blancos di hadapan pendukung sendiri.
Namun, tidak semua kemenangan itu diraih dengan mudah; beberapa di antaranya memerlukan perjuangan ekstra. Madrid sempat harus bekerja keras saat menjamu Inter Milan, yang berakhir dengan skor tipis 2-1. Demikian pula saat menghadapi Villarreal, mereka hanya mampu menang 1-0.
Di sisi lain, lima pertandingan kandang lainnya menunjukkan dominasi absolut Madrid. Mereka mengalahkan Real Sociedad (4-1), Malaga (4-0), Rayo Vallecano (4-1), Sevilla (4-1), dan tentu saja RB Leipzig (4-1) dengan skor meyakinkan, membuktikan efektivitas serangan dan kontrol permainan mereka.
Kontrasnya, dua kekalahan yang diderita Madrid musim ini justru terjadi kala mereka melakoni laga tandang. Mereka takluk dari Real Betis dan Atletico Madrid, sebuah fakta yang menyoroti lebih jauh perbedaan signifikan performa tim saat bermain di Bernabeu dan di markas lawan.
Kekuatan Madrid di kandang tidak semata-mata tercermin dari hasil akhir, melainkan juga dari produktivitas gol mereka yang luar biasa. Los Blancos telah melesakkan 23 gol hanya dalam tujuh laga kandang, sebuah rata-rata impresif 3,28 gol per pertandingan.
Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada musim sebelumnya.
Kala itu, Madrid hanya mampu membukukan 13 gol dari tujuh pertandingan kandang pertama, meskipun mereka juga berhasil memenangkan seluruh laga tersebut. Perbedaan penting lainnya juga terlihat pada margin kemenangan. Musim lalu, empat dari tujuh kemenangan kandang pertama diraih dengan selisih gol tipis.
Kini, banyak kemenangan justru hadir dengan skor yang jauh lebih meyakinkan, menegaskan dominasi yang lebih mutlak di Bernabeu.
Laga melawan RB Leipzig turut menjadi tonggak sejarah pribadi bagi Jose Mourinho, mengingat ini adalah pertandingan ke-95 yang ia pimpin di Santiago Bernabeu. Dengan 81 kemenangan atau tingkat kemenangan di atas 80 persen, rekor ini memperkuat reputasinya dalam membangun dominasi tak terbantahkan Real Madrid di kandang sendiri.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor











