Krisis Lini Tengah Real Madrid Uji Mourinho di Duel Liga Champions Kontra Inter

Musim Liga Champions 2026-27 telah resmi bergulir, menghadirkan salah satu pertarungan terbesar pada matchday pertama antara Real Madrid dan Inter Milan.
Duel sengit di Santiago Bernabeu ini menjadi ujian krusial bagi skuad Jose Mourinho, terutama di tengah krisis lini tengah yang mendera Los Blancos.
Pertandingan yang akan berlangsung pada Rabu (9/9/2026) pukul 02.00 WIB ini, mempertemukan Real Madrid dengan Inter Milan, sang juara bertahan Serie A yang tengah tampil perkasa di awal musim.
Inter Milan memasuki laga ini dengan rekor sempurna, meraih tiga kemenangan beruntun di kancah domestik. Sebaliknya, Real Madrid justru datang setelah menelan kekalahan pahit dari Real Betis di ajang La Liga, sebuah hasil yang merusak momentum awal mereka.
Situasi Los Blancos semakin pelik akibat persoalan di lini tengah yang harus dihadapi pelatih Jose Mourinho.
Penurunan momentum pasca kekalahan di La Liga juga menjadi faktor. Tiga aspek krusial ini diprediksi akan menjadi penentu jalannya pertandingan perdana di Eropa.
Sebagai salah satu klub tersukses dalam sejarah Liga Champions, Real Madrid mengemban ekspektasi tinggi.
Namun, performa mereka dalam dua edisi terakhir ajang paling prestisius di Eropa ini belum sesuai harapan. Kedatangan Mourinho diharapkan membawa mentalitas baru untuk memulai kembali perjalanan klub di kompetisi ini.
Atmosfer Liga Champions di Santiago Bernabeu selalu menghadirkan tuntutan besar bagi sang tuan rumah.
Real Madrid harus tampil meyakinkan sejak pertandingan pertama untuk mempertahankan status mereka sebagai salah satu favorit juara kompetisi ini.
Mourinho dihadapkan pada absennya beberapa pilar kunci di lini tengah. Eduardo Camavinga, Bernardo Silva, dan Arda Guler tidak bisa bermain karena masih menjalani hukuman larangan bertanding dari musim sebelumnya.
Selain itu, Aurelien Tchouameni baru pulih dari cedera, membuat kondisinya belum ideal untuk bermain sejak menit awal.
Federico Valverde menjadi opsi yang paling siap mengisi posisi gelandang bertahan. Namun, Mourinho masih harus mencari pasangan yang tepat untuk gelandang Uruguay tersebut.
Beberapa nama disebut-sebut sebagai kandidat, termasuk Trent Alexander-Arnold. Sementara itu, Jorge Cestero dan Sergio Martinez juga berpotensi mendapatkan kesempatan unjuk gigi di laga krusial ini.
Di sisi lain, Inter Milan menunjukkan performa luar biasa di awal musim domestik.
Mereka memetik tiga kemenangan dari tiga pertandingan, mencetak delapan gol dan hanya kebobolan tiga kali. Salah satu performa impresif mereka adalah saat bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk mengalahkan Napoli 3-2. Catatan ini menunjukkan kualitas mental dan taktik tim Italia tersebut yang patut diwaspadai.
Kontras dengan Inter, Real Madrid justru kehilangan momentum penting.
Kekalahan 0-1 dari Real Betis tidak hanya membuat mereka terlempar dari puncak klasemen La Liga, tetapi juga menempatkan tekanan lebih besar pada pundak Mourinho dan para pemainnya.
Kondisi ini menempatkan Inter Milan di posisi strategis untuk menguji mental tuan rumah.
Jika Los Blancos gagal bangkit dengan cepat, Inter memiliki kesempatan emas untuk memanfaatkan situasi dan memberikan pukulan telak pada awal perjalanan Real Madrid di Liga Champions musim ini.
Tantangan bagi Mourinho sangat nyata. Menemukan formula yang tepat di lini tengah tanpa beberapa pemain kunci akan menjadi ujian strateginya di awal musim kompetisi Eropa.
Laga ini tidak hanya soal tiga poin pembuka, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri dan mengirim pesan kuat kepada para pesaing. Apalagi, catatan performa Real Madrid di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir tidak selalu mulus, menambah urgensi bagi kemenangan perdana ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








