Krisis Pendidikan di Afghanistan: Anak Laki-Laki Juga Menderita

Krisis pendidikan di Afghanistan kini tidak hanya membatasi akses bagi kaum perempuan, tetapi juga mengancam masa depan para siswa laki-laki. Sejak Taliban kembali berkuasa pada Agustus 2021, atmosfer sekolah yang dulunya inklusif perlahan berubah menjadi lingkungan yang penuh ketakutan dan pembatasan.
Banyak siswa laki-laki merasa bahwa ilmu pengetahuan yang mereka terima di kelas sudah tidak relevan lagi untuk masa depan. Kurikulum sekolah kini lebih memprioritaskan pendidikan agama ketimbang sains, matematika, maupun bahasa asing.












