Liga Champions: Cristian Chivu Kenang Sosok Jose Mourinho Jelang Laga Real Madrid vs Inter Milan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, akan kembali berhadapan dengan mentor lamanya, Jose Mourinho, dalam laga pembuka Liga Champions 2026/2027 di Stadion Santiago Bernabeu.
Pertandingan ini menyedot perhatian besar publik sepak bola karena mempertemukan sang juru taktik Real Madrid dengan mantan anak asuhnya yang kini meniti karier sebagai pelatih kepala. Bagi Chivu, momen ini lebih dari sekadar urusan taktik di atas lapangan hijau.
Ia secara terbuka mengakui bahwa sosok pelatih asal Portugal tersebut memberikan dampak besar bagi perjalanan karier profesionalnya selama ini. Chivu mengungkapkan bahwa Mourinho pernah memberikan bantuan krusial saat ia harus melewati masa-masa sulit sebagai pemain.
“Mourinho adalah orang yang spesial dan saya beruntung pernah bertemu dengannya. Dia membantu saya dalam masa yang sulit dan saya tidak akan pernah melupakannya,” ujar Chivu dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Berbicara mengenai tantangan di Santiago Bernabeu, Chivu tidak memungkiri bahwa markas Real Madrid merupakan salah satu tempat paling angker di Eropa bagi setiap tim lawan. Rekor sejarah mencatat bahwa Inter Milan belum mampu meraih kemenangan di stadion tersebut dalam enam dekade terakhir.
Namun, Chivu menepis anggapan bahwa tim asuhannya akan bermain dengan mentalitas bertahan total untuk sekadar mencuri satu poin. Ia menegaskan bahwa juara Italia tersebut datang dengan ambisi besar untuk membuktikan diri sebagai pesaing yang kompetitif di level tertinggi.
“Kami melakukan segala yang mungkin, semua yang kami bisa. Kami ingin menunjukkan kami kompetitif. Tidak ada cara yang sempurna untuk menghadapi Real Madrid,” ucapnya menjelaskan strategi dasar yang akan diterapkan timnya.
Terkait gaya kepelatihan yang ia terapkan di Inter Milan, Chivu menegaskan dirinya tidak pernah berupaya meniru pakem taktik atau personalitas siapa pun, termasuk Mourinho. Ia lebih memilih untuk merumuskan filosofi sepak bolanya sendiri yang dibangun dari pengalaman panjang sebagai pemain profesional.
“Saya tidak pernah meniru siapa pun. Saya memiliki ide sendiri yang dibangun selama bertahun-tahun sebagai pemain, serta melalui generasi-generasi baru,” tegas pria asal Italia tersebut.
Melihat performa Real Madrid di bawah asuhan Mourinho musim ini, Chivu tetap memberikan apresiasi tinggi meskipun mereka sempat menelan kekalahan mengejutkan dari Real Betis di liga domestik. Ia percaya bahwa hasil minor di awal musim bukan cerminan kemampuan sesungguhnya dari skuad asuhan pelatih tersebut.
Chivu yakin bahwa kemampuan Mourinho dalam mengintegrasikan pemain baru serta membangun mentalitas pemenang akan menjadi faktor kunci kesuksesan Los Blancos musim ini. Baginya, kualitas tersebut sangat jarang dimiliki oleh pelatih lain di dunia sepak bola profesional.
“Dia sangat bagus dalam memahami realitas klub dan menularkan mentalitasnya. Dia adalah seorang pemenang. Hanya ada sedikit orang seperti dia di dunia,” tutupnya memberikan pujian.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor








