Manchester United Tumbang Telak di Markas Como, Tiga Pilar Pertahanan Disorot
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379438/original/086863600_1792622374-BRUNO_2.jpg)
Manchester United menelan kekalahan pahit 1-4 saat bertandang ke markas Como dalam lanjutan fase grup Liga Champions 2026/2027, sebuah hasil yang mengejutkan publik sepak bola Eropa. Lini belakang Setan Merah, julukan Manchester United, menjadi sorotan utama menyusul penampilan di bawah standar yang ditunjukkan oleh beberapa pemain kunci.
Pertandingan yang digelar di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Rabu malam, 21 Oktober 2026, menjadi mimpi buruk bagi tim asuhan Michael Carrick. Mereka kesulitan membendung permainan agresif dan determinasi tinggi yang ditunjukkan oleh tuan rumah Como sejak peluit awal dibunyikan.
Bintang muda Nico Paz tampil memukau, menjadi arsitek utama kemenangan telak Como. Ia berhasil mencetak dua gol krusial dan menyumbangkan satu assist, secara efektif membongkar pertahanan United yang terlihat rapuh.
Dua gol Como lainnya dicetak oleh Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon, melengkapi dominasi total mereka atas raksasa Inggris tersebut. Manchester United hanya mampu membalas lewat gol Joshua Zirkzee pada masa tambahan waktu, yang hanya menjadi gol hiburan di tengah kekalahan telak.
Hasil minor ini semakin memperlihatkan rapuhnya konsolidasi permainan Manchester United, khususnya ketika berada di bawah tekanan intensif lawan. Tercatat, tim baru mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan di ajang Liga Champions, menempatkan mereka dalam posisi sulit untuk lolos ke babak selanjutnya.
Sejumlah pemain Manchester United secara terbuka gagal menunjukkan performa terbaik dalam laga krusial tersebut. Tiga nama mencuat sebagai individu yang kesulitan menjalankan tugasnya secara maksimal: Noussair Mazraoui, Matthijs de Ligt, dan Andrey Santos.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor













