Mantan Wakil Presiden Liberia Didakwa Atas Peredaran Narkoba dan Pencucian Uang

Kementerian Kehakiman Liberia secara resmi mendakwa mantan Wakil Presiden Jewel Cianeh Taylor dengan tuduhan peredaran narkoba, pencucian uang, dan serangkaian pelanggaran lainnya. Dakwaan ini menjadi sorotan dalam upaya Liberia memerangi kejahatan transnasional.
Jewel Howard-Taylor, yang menjabat sebagai Wakil Presiden selama enam tahun hingga 2024, ditahan saat hendak menaiki penerbangan di Bandara Internasional Roberts di Monrovia, ibu kota Liberia. Ia kemudian dibawa ke markas besar kepolisian nasional, dan hingga kini belum memberikan komentar publik mengenai dakwaan yang dialamatkan kepadanya.
Perempuan yang sebelumnya memegang posisi penting dalam pemerintahan mantan Presiden George Weah ini dituduh mengimpor, menjual, dan mengangkut narkotika secara ilegal, serta membantu memfasilitasi peredaran obat-obatan terlarang. Dakwaan ini menyoroti jangkauan jaringan narkotika yang diduga beroperasi di negara Afrika Barat tersebut.
Pemerintah Liberia telah melancarkan tindakan keras terhadap perdagangan narkoba transnasional dalam beberapa tahun terakhir, terutama peredaran kokain.
Sebagai bagian dari penyelidikan ini, polisi juga mendakwa tiga warga negara asing dua warga Kroasia dan satu warga Ukraina secara in absentia. Mereka dituduh menjadi bagian dari jaringan yang sama dengan Howard-Taylor.
Otoritas Liberia menyatakan tekad mereka untuk menangkap warga negara asing tersebut. Mereka secara tegas menargetkan semua elemen dalam jaringan peredaran narkoba, mulai dari penyelenggara, fasilitator, hingga pihak-pihak yang memberikan pembiayaan.
Dalam beberapa bulan terakhir, para pejabat telah melakukan berbagai penyitaan narkoba. Beberapa di antaranya merupakan yang terbesar dalam sejarah negara tersebut.
Masa jabatan George Weah sebagai Presiden, dari tahun 2018 hingga 2024, diwarnai oleh tuduhan korupsi dan salah urus keuangan. Howard-Taylor menjabat sebagai wakil presiden dalam periode tersebut.
Ketika Presiden Joseph Boakai mengambil alih jabatan, ia berjanji untuk menindak tegas korupsi dan memastikan Liberia tidak menjadi surga bagi peredaran narkoba. Afrika Barat memang semakin menjadi rute transit utama bagi perdagangan kokain dari Amerika Selatan menuju Eropa.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor









