Marc Marquez Bidik Kebangkitan di MotoGP Aragon 2026, Melandri Prediksi Dominasi

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menunjukkan optimisme tinggi menjelang balapan MotoGP Aragon 2026 yang akan berlangsung pada 28 hingga 30 Agustus. Setelah hasil kurang memuaskan di Silverstone, banyak pengamat memprediksi Marquez akan kembali mendominasi di Sirkuit MotorLand yang kerap menjadi trek favoritnya.
Keyakinan akan kebangkitan Marquez di Aragon salah satunya datang dari Marco Melandri, mantan pembalap MotoGP yang kini menjadi pengamat. Melandri secara terang-terangan menyatakan bahwa Marquez memiliki keunggulan signifikan di trek tersebut dibandingkan pembalap Ducati lainnya.
Dalam wawancara di kanal YouTube Chiacchiere da Box, Melandri bahkan memprediksi dominasi besar Marquez.
Ia menegaskan, "Marquez akan menang lima detik atas Ducati-Ducati lainnya," seperti dilansir dari Motosan, menunjukkan betapa besar kepercayaannya pada kemampuan sang pembalap.
Rekor impresif Marquez di Aragon, yang dikenal dengan arah lintasan berlawanan jarum jam, menjadi alasan utama di balik keyakinan Melandri. Karakteristik sirkuit semacam ini kerap disebut sebagai 'trek Marquez' karena sangat cocok dengan gaya balapnya yang agresif dan kemampuannya dalam menikung ke kiri.
Selain menyoroti Marquez, Melandri juga memberikan pujian atas performa cemerlang Jorge Martin bersama Aprilia saat berlaga di Silverstone. Martin, yang baru saja mencatat hasil luar biasa, kini menjadi pesaing kuat di klasemen.
Melandri berujar, "Martin menjalani kualifikasi yang spektakuler, dia sangat kuat, memenangi Sprint dan finis di podium. Dia tidak punya catatan luar biasa di lintasan itu dan karena itu, saya pikir mungkin ada sesuatu yang bagus dalam balapan-balapan berikutnya juga," memberikan indikasi bahwa Martin bisa terus menjadi ancaman.
Marquez sendiri kini berada dalam posisi mengejar di klasemen sementara, terpaut 40 poin dari Jorge Martin yang memuncaki tabel. Hasil di GP Inggris, di mana ia hanya mampu finis di posisi kesembilan dan ketujuh, semakin memperlebar jarak tersebut.
Menjelang akhir pekan balapan, Marquez menyampaikan optimisme serupa. "Di masa lalu, saya telah meraih banyak kesuksesan di Aragon, terutama dalam beberapa tahun terakhir saat mengendarai Ducati," ujarnya, seperti dikutip dari Crash.
Pembalap asal Cervera ini menambahkan bahwa tambahan waktu pemulihan selama dua minggu telah memberikan dampak positif pada kondisi fisiknya. Ini merupakan faktor krusial setelah serangkaian balapan yang menguras tenaga.
Marquez yakin, "Dibandingkan dengan Silverstone, dan dengan tambahan waktu pemulihan selama dua minggu, saya yakin kami akan jauh lebih dekat dengan kelompok terdepan dan mampu bersaing memperebutkan posisi-posisi penting, baik dalam Sprint maupun balapan hari Minggu."
Rekan satu tim Marquez di Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, juga mengincar hasil positif di Aragon setelah menjalani operasi lengan pada jeda musim panas. Bagnaia kini tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara, sebuah posisi yang jauh dari harapannya.
Aragon memiliki arti khusus bagi Bagnaia. "Aragon adalah sirkuit yang memiliki ikatan khusus bagi saya: di sinilah saya meraih kemenangan pertama saya di MotoGP, kemenangan perdana saya bersama Ducati," ungkapnya.
Bagnaia menambahkan bahwa karakter sirkuit di Spanyol ini tidak terlalu menguras tenaga dibandingkan balapan sebelumnya di Inggris. Hal ini dapat membantu pemulihan fisiknya pasca-operasi.
Ia berharap dapat tampil lebih kompetitif. "Dibandingkan dengan Silverstone, sirkuit ini tidak terlalu menguras fisik. Saya berharap bisa lebih dekat dengan para pembalap terdepan sejak awal balapan dan kembali menempel di belakang para pembalap tercepat untuk memanfaatkan slipstream," jelas Bagnaia.
Di tengah persaingan ketat kelas MotoGP, publik Indonesia juga tak lupa menantikan aksi pembalap muda berbakat, Veda Ega Pratama, yang membela Honda Team Asia di kelas Moto3. Veda saat ini menghuni peringkat keenam klasemen Moto3 dengan mengantongi 97 poin, menunjukkan konsistensi yang menjanjikan.
Kehadiran Veda di panggung internasional menjadi harapan besar bagi penggemar balap motor Tanah Air. Ia berpotensi mencetak sejarah baru bagi Indonesia di ajang Grand Prix.
Rangkaian sesi latihan bebas Moto3 dan MotoGP Aragon 2026 akan dimulai pada Jumat, 28 Agustus 2026. Para penggemar dapat menyaksikan persiapan para pembalap sejak awal.
Sesi kualifikasi serta Sprint Race kelas utama dijadwalkan berlangsung Sabtu, 29 Agustus 2026, mulai pukul 20.00 WIB. Sementara itu, balapan utama akan digelar Minggu, 30 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB.
Siaran langsung balapan dapat disaksikan melalui kanal SPOTV, Vidio, Vision+, serta Trans7, memastikan akses luas bagi penikmat balap motor di Indonesia.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








