Franco Morbidelli dari VR46 Racing Team berhasil menembus tujuh besar dengan waktu 1 menit 48,379 detik, diikuti rekannya Fabio Di Giannantonio di posisi kedelapan. Pembalap seperti Fermin Aldeguer dan Fabio Quartararo turut melengkapi sepuluh besar, menunjukkan keragaman kekuatan di barisan depan. Sesi FP1 ini memang sering dimanfaatkan tim untuk menguji setelan dasar motor dan menemukan ritme terbaik tanpa tekanan langsung untuk mencatatkan waktu tercepat yang permanen.
Persaingan di MotoGP 2026 tampaknya akan tetap ketat, dengan berbagai pabrikan dan tim satelit menunjukkan potensi kecepatan di setiap seri. Hasil FP1 ini memberikan gambaran awal mengenai siapa yang memiliki kecepatan alami di MotorLand Aragon, meskipun banyak faktor masih bisa berubah menjelang sesi kualifikasi dan balapan utama.
MotorLand Aragon memiliki arti khusus bagi Marquez, mengingat ia memiliki rekam jejak kemenangan yang cukup solid di sirkuit ini selama era Honda. Kini, dengan menunggangi motor Ducati, yang dikenal memiliki performa mumpuni dan akselerasi luar biasa, kombinasi ini menjanjikan potensi besar. Performa Marquez di FP1 menjadi sinyal kuat bahwa ia siap bertarung untuk podium di balapan hari Minggu.
Total 22 pembalap turut serta dalam sesi ini, dengan sebagian besar berupaya mencari batas lintasan dan keselarasan antara motor dan gaya berkendara mereka di bawah kondisi yang berbeda-beda. Data yang terkumpul dari FP1 akan menjadi dasar penting bagi para kru untuk melakukan penyempurnaan setelan sebelum sesi-sesi berikutnya, termasuk FP2 dan kualifikasi.
Antusiasme penggemar tentu meningkat menantikan perkembangan sepanjang akhir pekan MotoGP Aragon 2026 ini, terutama melihat performa impresif Marquez di awal. Semua mata kini tertuju pada sesi latihan berikutnya yang akan semakin menguji kemampuan dan strategi para pembalap.