Pengakuan Calvin Verdonk usai Hadapi Victor Osimhen di Liga Champions

Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk membagikan pengalamannya saat berhadapan langsung dengan penyerang Galatasaray Victor Osimhen dalam laga fase grup Liga Champions. Verdonk yang memperkuat klub asal Prancis, Lille, mengakui ketangguhan lini serang lawan yang sulit diredam sepanjang pertandingan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy tersebut berakhir dengan kekalahan tuan rumah Lille dengan skor 2-4 dari Galatasaray.
Verdonk dipercaya tampil sejak menit awal sebagai bek kiri untuk mengawal area pertahanan Lille. Pemain berusia 29 tahun itu harus bekerja ekstra keras meredam pergerakan eksplosif lini depan klub asal Turki tersebut. Tekanan konstan dari lini serang musuh membuat lini belakang tuan rumah kerap kehilangan fokus dalam mengantisipasi serangan balik.
"Menurut saya, dia adalah penyerang kelas atas karena memiliki kecepatan dan kekuatan yang luar biasa," ujar Verdonk saat diwawancarai media Prancis, Le Petit Lillois.
Osimhen membuktikan ketajamannya dengan mencetak gol keempat Galatasaray pada menit ke-61 melalui skema serangan balik yang sangat cepat.
Gol tersebut berawal dari umpan matang Baris Alper Yilmaz yang berhasil diselesaikan dengan tenang oleh penyerang asal Nigeria itu. Menariknya, Osimhen memilih tidak merayakan gol tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Lille. Penyerang bernilai pasar tinggi itu pernah membela Lille pada musim 2019/2020 sebelum akhirnya hengkang ke Napoli dengan nilai transfer mencapai 70 juta euro atau sekitar Rp1,18 triliun.
Sikap simpatik Osimhen mendapat apresiasi tersendiri dari Verdonk di tengah panasnya tensi pertandingan. Pemain serbabisa Timnas Indonesia itu menilai kepribadian Osimhen di dalam lapangan sama baiknya dengan kualitas teknik yang dimiliki sang striker.
Pengalaman berduel melawan striker berkelas dunia memberikan pelajaran berharga bagi karier Verdonk. Kehadiran pemain yang merumput di kompetisi tertinggi Eropa ini menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Konsistensi Verdonk bermain di level utama Liga Champions turut mendongkrak tingkat kedalaman skuad Garuda di panggung internasional.
Kekalahan ini menempatkan Lille di posisi yang harus berjuang lebih keras untuk mengamankan tiket ke babak gugur.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor












