Real Madrid Bungkam RB Leipzig 4-1, Kylian Mbappe Tampil Gemilang di Bernabeu

Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan telak atas RB Leipzig dalam lanjutan laga fase grup Liga Champions 2026/2027. Pertandingan yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu ini memperlihatkan dominasi tuan rumah meskipun tim tamu sempat memberikan perlawanan sengit pada awal laga.
Skor akhir 4-1 mencerminkan ketajaman lini depan skuad asuhan Carlo Ancelotti di hadapan pendukungnya sendiri.
Kemenangan ini menempatkan Los Blancos di posisi keempat klasemen besar dengan raihan sembilan poin. Sementara itu, RB Leipzig terpuruk di peringkat ke-29 klasemen sementara karena masih kesulitan meraih hasil maksimal. Format baru Liga Champions musim ini menuntut setiap tim untuk terus mendulang poin guna menghindari zona eliminasi di fase liga.
Jalannya pertandingan sejak menit pertama berlangsung cukup terbuka dengan intensitas tinggi dari kedua belah pihak.
Penjaga gawang Thibaut Courtois dipaksa bekerja ekstra keras untuk menjaga kesucian gawangnya dari gempuran pemain Leipzig pada awal babak pertama. Tim tamu nyaris membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui aksi individu Ridle Baku yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Courtois kembali menunjukkan kelasnya delapan menit kemudian saat mementahkan peluang emas yang didapatkan oleh penyerang Leipzig, Romulo. Tekanan tim asal Jerman tersebut tidak berhenti di situ, mengingat sundulan Romulo pada menit ke-33 kembali menguji kesigapan kiper asal Belgia tersebut. Real Madrid tampak kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi yang diterapkan oleh barisan gelandang lawan.
Tuan rumah baru mulai menemukan ritme permainan mereka saat memasuki menit ke-29 melalui pergerakan cepat Vinicius Junior.
Upaya penyerang asal Brasil itu masih bisa digagalkan oleh kiper Leipzig, Maarten Vandevoordt, yang tampil cukup solid di bawah mistar gawang. Kebuntuan akhirnya pecah tepat satu menit sebelum waktu normal babak pertama berakhir melalui skema serangan yang rapi.
Bernardo Silva, gelandang berpengalaman yang didatangkan dari Manchester City, menyambar bola muntah hasil tembakan Arda Guler yang sempat ditepis kiper. Gol tersebut membawa Madrid unggul 1-0 sekaligus memberikan ketenangan bagi tim sebelum memasuki ruang ganti. Para pemain Leipzig tampak kecewa karena mereka merasa lebih banyak menekan sepanjang empat puluh lima menit awal.
Memasuki babak kedua, tuan rumah tidak menurunkan intensitas serangan guna mengunci kemenangan lebih cepat.
Kylian Mbappe berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-52 melalui sebuah skema serangan udara. Sundulannya sempat mengenai kaki Arda Guler sebelum akhirnya bersarang di gawang Leipzig dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Leipzig mencoba merespons dengan melakukan beberapa pergantian pemain untuk menyegarkan lini tengah dan depan mereka. Namun, kedisiplinan barisan pertahanan Madrid yang dipimpin oleh Antonio Rudiger membuat upaya tim tamu seringkali menemui jalan buntu. Carlo Ancelotti kemudian melakukan rotasi dengan memasukkan Yan Diomande untuk menambah dimensi serangan baru.
Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-83 setelah menerima umpan matang dari Yan Diomande.
Penyerang asal Perancis tersebut melepaskan tendangan melengkung yang tidak mampu dijangkau oleh Vandevoordt, sehingga membuat publik Bernabeu bergemuruh. Keunggulan tiga gol ini membuat posisi Real Madrid berada di atas angin meskipun laga menyisakan sedikit waktu.
Tim tamu sempat mendapatkan harapan tipis saat Tidiam Gomis memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 pada menit ke-85. Gol tersebut lahir dari skema serangan balik cepat yang diprakarsai oleh Christoph Baumgartner dari sisi sayap kanan. Respon cepat langsung diberikan oleh Madrid untuk memastikan tiga poin tidak lepas dari tangan mereka.
Hanya berselang dua menit dari gol balasan lawan, Yan Diomande mencatatkan gol penutup bagi Real Madrid.
Diomande, yang sebelumnya merupakan pemain andalan Leipzig, melepaskan tembakan voli keras setelah menerima umpan akurat dari Brahim Diaz. Gol ini menjadi bukti efektivitas pergantian pemain yang dilakukan oleh tim pelatih Madrid di babak kedua.
Menjelang peluit panjang, pemain muda Carlos Espi hampir menambah koleksi gol tuan rumah andai tembakannya tidak membentur tiang gawang. Hasil akhir 4-1 ini memastikan posisi Madrid tetap bersaing di papan atas klasemen Liga Champions musim ini. Keberhasilan memaksimalkan peluang di babak kedua menjadi faktor pembeda yang membawa Los Blancos meraih poin penuh.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor











