Taktik Darurat Jose Mourinho: Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Kontra Inter

Jose Mourinho tengah memutar otak menyusun strategi Real Madrid dalam menghadapi Inter Milan pada ajang Liga Champions mendatang.
Krisis pemain di sektor lini tengah memaksa pelatih asal Portugal tersebut melakukan perombakan taktik yang cukup berisiko. Sejumlah nama kunci dipastikan absen, sehingga Mourinho harus mencari formula alternatif untuk menjaga keseimbangan tim saat bertanding di lapangan.
Kondisi ini membuka celah lebar bagi Yan Diomande untuk mencatatkan penampilan perdana sebagai starter bagi klub ibu kota Spanyol tersebut. Selama ini, Diomande tercatat baru mengumpulkan 83 menit bermain dari empat laga liga setelah bergabung sebagai pemain termahal di skuad.
Mourinho kini mempertimbangkan langkah berani dengan menggeser posisi Trent Alexander-Arnold dari bek kanan menjadi gelandang tengah. Laporan dari media Spanyol menyebutkan skema ini diproyeksikan untuk mengisi kekosongan peran yang ditinggalkan para pemain cedera dan terkena skorsing.
Absennya sejumlah nama besar seperti Arda Guler, Bernardo Silva, dan Eduardo Camavinga akibat akumulasi kartu membuat kedalaman skuad Los Blancos berada dalam ujian berat. Kondisi Aurelien Tchouameni dan Thiago Pitarch yang masih diragukan tampil semakin mempersempit opsi taktis di tangan Mourinho.
Eksperimen Alexander-Arnold sebagai gelandang diharapkan dapat memberikan dimensi baru dalam alur serangan tim. Pemain tim nasional Inggris ini akan ditugaskan berduet dengan Federico Valverde dalam skema double pivot, yaitu dua gelandang jangkar yang berdiri sejajar di depan lini pertahanan.
Peran tersebut akan membebaskan Alexander-Arnold untuk fokus mendistribusikan umpan panjang serta mengatur tempo permainan dari area yang lebih dalam. Sementara itu, Valverde akan berperan sebagai penyeimbang yang memberikan perlindungan fisik sekaligus mobilitas tinggi di lini tengah.
Masuknya Diomande ke dalam susunan pemain utama juga bertujuan menjaga agresivitas di sisi sayap kanan. Keberadaan pemain muda berusia 19 tahun ini akan didukung oleh Denzel Dumfries yang bakal diplot sebagai bek kanan murni untuk menopang pertahanan.
Strategi ini bukan sekadar solusi instan atas krisis pemain yang melanda Real Madrid. Langkah tersebut menunjukkan kepercayaan Mourinho terhadap kemampuan teknis para pemainnya dalam beradaptasi dengan peran baru di situasi sulit.
Pertandingan melawan Inter Milan akan menjadi pembuktian nyata bagi racikan taktik berani ini. Jika berhasil, formasi tersebut tidak hanya akan memberikan poin krusial di fase grup, tetapi juga membuka opsi taktik jangka panjang bagi Real Madrid di sisa musim kompetisi.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








