TechCrunch Disrupt 2026 Segera Dimulai di San Francisco, Simak Cara Hemat Tiket

Ajang inovasi teknologi global TechCrunch Disrupt 2026 akan segera dimulai besok pagi di San Francisco, Amerika Serikat.
Ribuan pelaku industri dari berbagai penjuru dunia dijadwalkan berkumpul di Moscone West untuk mengikuti rangkaian acara selama tiga hari. Moscone West sendiri merupakan pusat konvensi besar yang sering menjadi lokasi pameran teknologi tingkat internasional di California.
Penyelenggara acara memberikan kesempatan terakhir bagi calon peserta untuk mendapatkan potongan harga tiket hingga USD 100 atau sekitar Rp1,5 juta. Penawaran menarik ini hanya berlaku dalam waktu 24 jam sebelum gerbang pameran dibuka pada pukul 8 pagi waktu Pasifik.
Selain potongan harga individu, terdapat program khusus bagi rekan kerja atau kolega yang mendaftar bersama. Peserta bisa mendapatkan diskon 50 persen untuk pembelian tiket kedua dengan kategori yang sama, sehingga biaya keikutsertaan menjadi lebih efisien.
Bagi kelompok yang terdiri dari empat orang atau lebih, tersedia opsi tiket komunitas yang menawarkan potongan harga lebih besar. Fasilitas ini dirancang untuk memudahkan tim startup agar bisa hadir secara utuh dalam ajang tersebut.
Panitia juga memberikan dukungan bagi mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja di industri teknologi. Para profesional ini diberikan akses melalui Expo+ Pass dengan harga khusus, yakni hanya USD 75 atau sekitar Rp1,1 juta.
Acara ini akan menghadirkan lebih dari 300 startup yang baru muncul di Expo Hall untuk memamerkan produk dan inovasi terbaru mereka. Ini adalah kesempatan emas bagi para pendiri perusahaan untuk bertemu dengan calon investor secara langsung.
Lebih dari 200 sesi diskusi akan digelar di enam panggung berbeda selama perhelatan berlangsung. Sebanyak 250 pemimpin teknologi papan atas dijadwalkan mengisi sesi tersebut untuk membahas isu krusial yang tengah memengaruhi industri global.
Salah satu agenda yang paling dinanti adalah kompetisi Startup Battlefield. Sebanyak 20 finalis terpilih akan bersaing memperebutkan hadiah utama senilai USD 100.000 atau sekitar Rp1,5 miliar di depan para juri ahli.
Teknologi kecerdasan buatan turut diintegrasikan ke dalam aplikasi acara untuk mendukung proses penjodohan bisnis atau matchmaking. Fitur ini membantu peserta menemukan mitra yang tepat dengan lebih cepat di tengah kerumunan 10.000 orang pengunjung.
Dengan seluruh rangkaian agenda tersebut, acara ini menjadi titik temu bagi pengembang, investor, serta pengambil kebijakan. Mereka akan mengeksplorasi tren masa depan dan solusi digital yang membentuk wajah dunia dalam jangka panjang.
Peserta yang berminat menghadiri acara hingga 15 Oktober mendatang disarankan segera melakukan pendaftaran daring. Menunda pembelian hingga hari acara di lokasi akan membuat biaya tiket menjadi jauh lebih mahal.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor









