Bitmine Tambah Kepemilikan Ethereum, Capai Target 99 Persen Alchemy of 5%

Perusahaan terbuka Bitmine Immersion Technologies kembali memperkuat posisi aset digitalnya dengan mengakuisisi 15.112 Ethereum minggu ini.
Pembelian ini menelan biaya sekitar USD 41 juta atau setara dengan Rp646 miliar. Langkah tersebut memperpanjang rangkaian aksi beli mingguan perusahaan sejak strategi perbendaharaan mereka dimulai pada pertengahan 2025.
Kini, Bitmine tercatat memiliki 6.016.414 ETH dengan valuasi pasar mencapai USD 16,4 miliar atau sekitar Rp258 triliun. Angka ini didasarkan pada harga acuan USD 2.726 per koin yang berlaku di pasar saat ini.
Kepemilikan tersebut mencakup 4,9 persen dari total pasokan Ethereum yang beredar sebanyak 122,1 juta token. Pencapaian ini membuat perusahaan hanya menyisakan 1 persen lagi untuk memenuhi target 5 persen dari total jaringan yang mereka sebut sebagai Alchemy of 5%.
Strategi akumulasi agresif ini berhasil dicapai dalam durasi waktu 15 bulan saja. Ketua Bitmine, Tom Lee, menegaskan bahwa pasar kripto saat ini sedang berada dalam tren kenaikan atau bull market yang berkelanjutan.
Lee mengklaim saham perusahaan mampu berkinerja lebih baik daripada ETH meskipun pasar mengalami tekanan berat sepanjang 2025 hingga 2026. Data internal menunjukkan saham BMNR turun 3 persen pada sembilan bulan pertama 2026, sementara harga ETH sempat terkoreksi hingga 10 persen.
Kinerja Ethereum dalam portofolio perusahaan dinilai melampaui aset makro lainnya pada kuartal ini. Aset ini bahkan mengungguli indeks S&P 500 sebesar 6.832 basis poin meskipun dihadapkan pada kebijakan moneter ketat Federal Reserve dan kenaikan imbal hasil obligasi global.
Portofolio total Bitmine mencapai USD 17,4 miliar atau sekitar Rp274 triliun per Sabtu lalu. Angka ini sudah termasuk cadangan kas, kepemilikan 214 Bitcoin, serta investasi di Beast Industries dan Eightco Holdings.
Investasi di Eightco Holdings menjadi sorotan karena perusahaan tersebut merupakan salah satu emiten publik yang memberikan akses tidak langsung terhadap OpenAI. OpenAI sendiri adalah perusahaan riset kecerdasan buatan di balik pengembangan ChatGPT yang populer di dunia.
Bitmine saat ini memegang predikat sebagai pemilik perbendaharaan Ethereum terbesar di dunia. Perusahaan menempati posisi kedua secara keseluruhan dalam daftar kepemilikan kripto global setelah Strategy milik Michael Saylor yang fokus pada Bitcoin.
Perusahaan juga terus mengoptimalkan pendapatan melalui mekanisme staking aset digital mereka. Sebanyak 84 persen dari total kepemilikan ETH saat ini ditempatkan dalam platform MAVAN untuk menghasilkan pendapatan tahunan sekitar USD 363 juta atau Rp5,7 triliun.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor









