Alasan Mengapa Anda Harus Mengganti Surge Protector Secara Berkala

Banyak pemilik rumah sering kali mengabaikan kondisi perangkat elektronik kecil yang terpasang di dinding, terutama surge protector atau alat pelindung lonjakan arus listrik.
Padahal, komponen ini memiliki masa pakai terbatas dan kinerjanya akan menurun seiring berjalannya waktu, meski tidak menunjukkan kerusakan fisik yang terlihat dari luar. Penggantian secara rutin menjadi langkah preventif untuk menghindari risiko kerusakan perangkat elektronik berharga di rumah Anda.
Surge protector bekerja dengan menyerap kelebihan energi listrik saat terjadi lonjakan arus, seperti sambaran petir atau fluktuasi tegangan dari jaringan PLN. Perangkat ini mengandung komponen bernama Metal Oxide Varistor (MOV) yang secara bertahap akan aus setiap kali meredam gangguan listrik.
Bayangkan komponen tersebut seperti spons penyerap air yang perlahan menjadi jenuh dan tidak mampu lagi menampung tetesan cairan. Begitu kapasitas penyerapannya mencapai batas maksimal, pelindung arus tersebut tidak lagi memberikan proteksi bagi komputer, televisi, maupun perangkat rumah tangga lainnya.
Kerusakan akibat lonjakan arus sering terjadi tanpa peringatan dini yang mencolok. Sering kali pengguna baru menyadari fungsi alat pelindung tersebut telah hilang saat perangkat elektronik mereka tiba-tiba mati total akibat lonjakan tegangan yang tidak tertahan.
Beberapa produsen menyarankan penggantian perangkat setiap tiga hingga lima tahun sekali, tergantung pada frekuensi badai petir di wilayah tempat tinggal Anda. Jika Anda tinggal di area dengan kualitas kelistrikan yang tidak stabil atau sering mengalami pemadaman, periode penggantian sebaiknya dilakukan lebih cepat.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor











