Boox Luncurkan E-reader Mungil Boox Picco, Harga Mulai Rp1,6 Juta

Produsen perangkat teknologi Boox resmi membuka sesi pemesanan awal untuk produk e-reader terbarunya, Boox Picco. Perangkat pembaca buku digital ini hadir dengan desain ringkas seukuran kartu remi yang dipasarkan mulai dari harga USD 100 atau sekitar Rp1,6 juta.
Langkah ini menandai upaya Boox dalam memperluas jangkauan pasar perangkat ePaper ke bentuk yang lebih fleksibel. Picco menjadi model perdana dari lini seri baru bertajuk Boox Tiles yang berfokus pada variasi perangkat di luar format tablet standar.
Secara fisik, perangkat ini mengandalkan layar ePaper monokrom berukuran 3,94 inci dengan kerapatan piksel 235 PPI. Bobotnya sangat ringan, yakni hanya 58 gram saja.
Navigasi perangkat mengombinasikan layar sentuh dengan tombol fisik untuk membalik halaman. Pengguna juga dapat mengubah orientasi layar hingga empat arah agar sesuai dengan preferensi membaca masing-masing individu.
Sistem penerangan layar menggunakan lampu depan dual-tone yang mendukung pengaturan suhu warna hangat maupun dingin. Fitur ini memungkinkan layar menyesuaikan intensitas cahaya secara otomatis sesuai dengan kondisi pencahayaan di sekitar pengguna.
Untuk penyimpanan data, perangkat ini dibekali memori internal 16GB. Pengguna dapat menambah kapasitas melalui slot kartu microSD hingga 2TB agar mampu menampung ribuan dokumen digital atau koleksi buku elektronik.
Paket penjualan Boox Picco sudah menyertakan aksesori berupa magnetic ring case. Penyangga magnetik ini memungkinkan perangkat ditempelkan langsung ke bagian belakang ponsel pintar agar lebih praktis saat dibawa bepergian.
Keunggulan bentuk yang mungil dan dukungan aksesori magnetik membedakan perangkat ini dari ereader konvensional yang cenderung berukuran besar. Harga yang ditawarkan menempatkan Boox Picco sebagai opsi terjangkau di segmen ePaper saat ini.
Pihak produsen menjadwalkan pengiriman unit kepada konsumen akan dimulai pada November 2026. Peluncuran ini memberikan solusi bagi pengguna yang membutuhkan perangkat baca portabel untuk mendukung mobilitas tinggi dalam keseharian mereka.
Perangkat dengan teknologi layar ePaper memang memiliki keunggulan dibandingkan layar ponsel pintar atau tablet standar. Jenis layar ini meniru tampilan tinta di atas kertas sehingga tidak menyebabkan kelelahan mata, atau yang biasa dikenal dengan istilah eye strain, saat digunakan membaca dalam durasi waktu yang panjang.
Bagi pasar Indonesia, tren perangkat baca digital ringkas mulai mendapatkan perhatian meski masih bersifat ceruk. Portabilitas menjadi kunci utama mengingat mobilitas masyarakat di kota besar yang membutuhkan perangkat ringan namun tetap fungsional untuk menunjang produktivitas atau sekadar rekreasi membaca buku digital.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor










