Google Wallet Android Uji Tampilan Baru Kartu Pembayaran Bertumpuk Vertikal
![Google Wallet for Android getting vertically stacked card list [U]](https://cdn.beritana.com/media/2026/10/google-wallet-for-android-getting-vertically-stacked-card-list-u.webp)
Google mulai melakukan uji coba perubahan antarmuka pada aplikasi Google Wallet versi Android melalui desain daftar kartu yang disusun secara vertikal. Pembaruan ini menyusul perombakan halaman utama serta tampilan tiket digital yang sebelumnya telah diperkenalkan raksasa teknologi tersebut sepanjang tahun ini.
Pengguna kini mulai mendapati susunan kartu pembayaran yang tidak lagi menggunakan sistem geser horizontal. Sebagai gantinya, antarmuka baru ini menyajikan satu pratinjau kartu utama secara penuh dengan potongan kecil kartu berikutnya yang muncul di bagian atas layar.
Untuk mengakses seluruh daftar, pengguna dapat melakukan ketukan atau mengusap layar ke arah bawah agar tampilan berubah menjadi mode layar penuh. Setelah memilih kartu yang diinginkan, pengguna bisa langsung melakukan proses pembayaran dengan metode ketuk atau tap-to-pay seperti biasa.
Perubahan ini membawa konsekuensi pada navigasi pengaturan akun. Detail kartu maupun riwayat transaksi kini dipindahkan ke ikon roda gigi yang berada di pojok kanan atas, sebuah langkah yang dinilai sebagian pengguna lebih merepotkan dibandingkan desain sebelumnya.
Desain saat ini yang sudah digunakan secara luas masih mengandalkan sistem korsel di bagian atas layar. Pengguna harus menggeser kartu secara horizontal, di mana sistem tersebut hanya memperlihatkan sebagian kecil tepi dari kartu lain yang tersimpan.
Pendekatan vertikal baru ini mengadopsi gaya serupa dengan aplikasi Apple Wallet di perangkat iPhone. Model ini dianggap lebih efisien bagi pengguna yang menyimpan banyak kartu pembayaran di dalam satu akun.
Keunggulan utama dari format baru ini adalah keterbacaan desain kartu yang jauh lebih luas dibandingkan versi Apple. Hal tersebut memberikan kemudahan visual bagi pengguna saat harus membedakan kartu fisik digital mereka di dalam aplikasi.
Tampilan ini memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna yang lebih sering mengoperasikan ponsel dengan satu tangan. Posisi kartu yang berada di bagian bawah layar membuat ibu jari lebih mudah menjangkau kartu yang paling sering digunakan.
Laporan mengenai kemunculan antarmuka ini mulai beredar luas sejak akhir pekan lalu. Sebagian besar pengguna yang melaporkan perubahan tersebut berasal dari berbagai negara di luar Amerika Serikat.
Pihak pengembang menyatakan bahwa pembaruan ini belum tersedia secara merata bagi seluruh pengguna. Google saat ini masih melakukan proses distribusi fitur secara bertahap ke lebih banyak perangkat di seluruh dunia.
Bagi pengguna di Indonesia, pembaruan ini kemungkinan akan segera menyusul dalam pembaruan aplikasi versi terbaru di Google Play Store. Pengguna diharapkan melakukan pemeriksaan rutin pada aplikasi guna memastikan sistem sudah diperbarui ke versi paling mutakhir.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor










