
Teknologi DLSS 5 terbaru besutan NVIDIA kini mulai dimodifikasi oleh komunitas modder agar bisa berjalan di luar ekosistem resmi. Langkah ini dilakukan menyusul keterbatasan akses teknologi tersebut yang sejauh ini baru secara resmi diimplementasikan pada gim NBA 2K27.
Hasil pengujian yang dilaporkan media teknologi Wccftech menunjukkan potensi besar dari model neural rendering tersebut. Melalui modifikasi pada gim Forza Horizon 6 dan Resident Evil Requiem, peningkatan performa yang dihasilkan tergolong signifikan.
Dalam uji coba menggunakan kartu grafis RTX 4060, Forza Horizon 6 mencatat kenaikan performa hingga 40 persen. Sementara itu, gim Resident Evil Requiem mengalami lonjakan kecepatan sebesar 30 persen tanpa disertai penurunan kualitas visual yang berarti.
Perlu diketahui, DLSS 5 mengandalkan Neural Rendering untuk meningkatkan kualitas pencahayaan, material, dan detail permukaan objek. Teknologi ini adalah komponen kecerdasan buatan yang berbeda fungsi dengan DLSS Super Resolution yang berfokus pada teknik upscaling untuk mendongkrak frame per detik.
Update model terbaru yang dirilis NVIDIA pada Oktober 2026 ini membawa efisiensi cukup besar bagi beban kerja kartu grafis. Ukuran model dipangkas sekitar 24 persen menjadi 118 juta parameter, sementara penggunaan memori VRAM di resolusi 4K berhasil ditekan hingga 20 persen.
Pengurangan beban komputasi ini sangat membantu mengatasi kelemahan utama dari teknologi berbasis AI yang selama ini sering membebani kinerja GPU. Kendati demikian, hasil yang dicapai oleh komunitas modder ini masih bersifat eksperimental.
Pengguna harus memahami bahwa hasil di lapangan dapat bervariasi tergantung pada konfigurasi perangkat keras yang digunakan. Penggunaan mod pada gim yang tidak didukung secara resmi berisiko menimbulkan masalah teknis, seperti artefak visual atau ketidakstabilan sistem.
Hingga saat ini, belum ada jaminan bahwa peningkatan performa serupa bisa dirasakan pada semua jenis gim di pasaran. Faktor resolusi, pengaturan grafis, serta metode implementasi mod menjadi variabel yang sangat menentukan hasil akhir di monitor pengguna.
Bagi komunitas gamer PC, keberhasilan modder ini memberikan gambaran cerah terkait adopsi teknologi masa depan. Jika model ini mampu beradaptasi dengan baik melalui tangan pengembang komunitas, besar kemungkinan NVIDIA akan mempertimbangkan optimalisasi lebih jauh pada dukungan resmi mereka di masa mendatang.
Bagi Anda yang gemar bereksperimen dengan perangkat keras, hasil ini membuka ruang diskusi baru mengenai efisiensi kartu grafis modern. Apakah Anda tertarik mencoba modifikasi neural rendering ini pada koleksi gim yang Anda miliki saat ini?
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor