OpenAI Perluas Format Iklan di ChatGPT dengan Menampilkan Gambar Sponsor

OpenAI kini memperluas jangkauan iklan di platform ChatGPT dengan menghadirkan slot visual berupa carousel yang mampu menampilkan gambar produk. Pembaruan ini menandai pergeseran strategi perusahaan dari penggunaan teks dan tautan produk menjadi pengalaman visual yang lebih dinamis.
Format iklan tersebut mulai diuji coba pada hasil generate image atau pembuatan gambar oleh kecerdasan buatan. Langkah ini dirancang agar pengguna dapat melihat penawaran produk yang relevan secara langsung melalui tampilan visual di sela-sela interaksi mereka.
Penggunaan carousel sendiri merujuk pada format tampilan iklan yang berisi beberapa gambar produk secara berderet, sehingga pengguna bisa menggeser konten tersebut untuk melihat pilihan item yang ditawarkan. Format ini sering ditemukan pada media sosial populer untuk menarik atensi konsumen secara lebih efektif.
Perubahan ini merupakan evolusi dari kebijakan iklan OpenAI yang pertama kali diumumkan pada Februari 2026. Sebelumnya, perusahaan rintisan asal San Francisco ini hanya menyematkan tautan dan teks sponsor yang menyesuaikan dengan konteks percakapan pengguna.
Pihak OpenAI menegaskan bahwa penempatan slot iklan visual ini tetap terpisah dari hasil jawaban utama AI. Dengan demikian, alur percakapan antara pengguna dan sistem diharapkan tidak terganggu secara drastis oleh keberadaan konten komersial tersebut.
Rencana ke depan melibatkan perluasan format visual ini ke berbagai bagian lain dalam ekosistem ChatGPT. Pengguna layanan gratis kemungkinan akan merasakan perubahan ini lebih signifikan dibandingkan pengguna berbayar.
Pelanggan layanan ChatGPT Plus, Pro, dan Enterprise kabarnya tidak akan menerima paparan iklan dalam sesi percakapan mereka. Kebijakan ini menjaga nilai eksklusivitas bagi pelanggan yang telah membayar biaya berlangganan bulanan kepada OpenAI.
Ekspansi bisnis iklan ini muncul karena biaya operasional untuk melatih dan menjalankan model kecerdasan buatan berskala besar membutuhkan pendanaan yang masif. Estimasi menunjukkan bahwa pendapatan tahunan dari sektor iklan ini berpotensi mencapai USD 1 miliar, atau setara dengan Rp15,7 triliun.
Angka tersebut mencerminkan ambisi perusahaan untuk mencapai kemandirian finansial di tengah persaingan ketat pengembangan teknologi AI global. Model bisnis ini menjadi salah satu upaya OpenAI agar tetap kompetitif tanpa mengandalkan pendanaan dari investor saja.
Para pengguna kini dihadapkan pada realitas baru saat menggunakan ChatGPT, di mana privasi dan pengalaman pengguna beradu dengan kebutuhan monetisasi perusahaan teknologi. Diskusi mengenai apakah keberadaan iklan akan mengurangi kualitas interaksi dengan AI kini mulai mencuat di kalangan komunitas pengguna global.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor








