Samsung Galaxy Z Fold 8 Lebih Ringan dari iPhone Duo, Berikut Rahasianya

Persaingan pasar ponsel pintar kelas premium kian memanas setelah Samsung resmi meluncurkan Galaxy Z Fold 8 dengan bobot yang jauh lebih ringan daripada kompetitornya.
Perangkat lipat terbaru besutan Samsung ini mencatatkan berat hanya 201 gram. Angka tersebut terpaut jauh di bawah iPhone Duo buatan Apple yang memiliki bobot mencapai 254 gram.
Selisih sebesar 53 gram ini memberikan keunggulan ergonomis yang signifikan bagi pengguna perangkat lipat. Ponsel ini terasa jauh lebih nyaman saat digenggam dalam durasi lama.
Data teknis menunjukkan Galaxy Z Fold 8 tampil jauh lebih ramping dibandingkan produk Apple. Ketebalan ponsel ini hanya 9,7 milimeter saat dilipat, sedangkan iPhone Duo tercatat setebal 11,3 milimeter.
Pencapaian ini bukan hasil kebetulan, melainkan buah dari rekayasa teknik yang presisi. Samsung melakukan evaluasi mendalam terhadap setidaknya 270 komponen utama serta 180 komponen pendukung dengan ketelitian hingga 0,001 gram.
Efisiensi desain ini berhasil memangkas 15 jenis komponen pendukung yang dianggap tidak esensial. Mereka juga mengoptimalkan struktur lebih dari 170 komponen lainnya demi mengejar bobot ideal.
Perubahan besar juga menyasar sektor layar melalui penerapan struktur Flex Titanium. Samsung menggunakan lapisan Titanium Alloy Film yang ketebalannya hanya sepertiga dari helai rambut manusia.
Penggunaan material Advanced Armor Aluminum pada bagian rangka turut memberikan kekuatan tambahan tanpa menambah beban berlebih. Perancang juga melakukan penataan ulang pada papan sirkuit atau PCB serta antena MFC agar ruang interior lebih efisien.
Evolusi desain Samsung ini menunjukkan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Sebagai perbandingan, generasi pertama Galaxy Fold yang dirilis tahun 2019 memiliki berat 276 gram dengan ketebalan mencapai 17,1 milimeter.
Konsistensi Samsung dalam memangkas berat perangkat terlihat nyata dalam lima generasi terakhir. Mereka sukses mengurangi bobot total sebesar 52 gram sejak kehadiran Galaxy Z Fold 5 yang kala itu berbobot 253 gram.
Strategi efisiensi ruang ini dilakukan tanpa mengorbankan fitur unggulan apa pun. Ruang kosong yang tercipta justru dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas baterai dan sistem pendingin perangkat.
Hal ini terbukti pada varian Galaxy Z Fold 8 Ultra yang mampu meningkatkan kapasitas baterai dari 4.400 mAh menjadi 5.000 mAh. Mereka juga berhasil menambah volume lapisan grafit pendingin sebesar 7 persen meskipun berat ponsel tetap terjaga di angka 215 gram.
Penyempurnaan pada sistem kamera juga mendapat porsi perhatian yang sama besarnya dalam desain baru ini. Pengguna kini mendapatkan kualitas visual yang lebih baik dalam bodi perangkat yang semakin ringkas.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








