Jadwal Sholat Palembang dan Denpasar 11 September 2026 dari Kemenag RI

Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam secara resmi merilis jadwal sholat untuk Kota Palembang dan Denpasar pada Jumat, 11 September 2026.
Penentuan waktu ibadah harian ini dilakukan menggunakan perhitungan astronomi yang mengacu pada posisi matahari di masing-masing wilayah. Data resmi dari Bimas Islam Kemenag menjadi rujukan utama bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah tepat waktu.
Bagi warga yang berada di Kota Palembang, waktu imsak ditetapkan pada pukul 04.31 WIB. Selanjutnya, salat Subuh masuk pada pukul 04.41 WIB, Dzuhur pukul 12.01 WIB, Ashar pukul 15.12 WIB, Maghrib pukul 18.03 WIB, dan Isya pada pukul 19.11 WIB.
Sementara itu, wilayah Denpasar memiliki jadwal yang berbeda karena perbedaan zona waktu dan posisi geografis. Waktu Subuh di sana jatuh pada pukul 05.00 WITA.
Selanjutnya, memasuki waktu Dzuhur pada pukul 12.19 WITA dan Ashar pukul 15.36 WITA. Waktu Maghrib untuk wilayah Denpasar ditentukan pukul 18.20 WITA, disusul waktu Isya pada pukul 19.29 WITA.
Ketentuan waktu sholat lima waktu dalam Islam memang bersandar pada pergerakan matahari yang diamati secara cermat. Praktik ini merupakan implementasi dari perintah ibadah yang tercantum dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 43.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW memberikan penekanan terkait hal ini. Beliau bersabda bahwa sholat pada waktunya merupakan amalan yang paling utama bagi seorang mukmin.
Kedisiplinan dalam menjaga jadwal sholat tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban ritual keagamaan semata. Ibadah ini berfungsi sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membentuk ketenangan jiwa.
Berdasarkan penjelasan dalam QS. Al-Ankabut ayat 45, pelaksanaan sholat yang konsisten memiliki dampak sosial berupa pencegahan perbuatan keji dan mungkar. Hal ini menegaskan kaitan antara ketaatan beribadah dengan kualitas akhlak seseorang di tengah masyarakat.
Masyarakat dapat memanfaatkan data resmi dari Direktorat Jenderal Bimas Islam tersebut untuk mempermudah pengaturan rutinitas harian. Akurasi jadwal menjadi aspek penting dalam memastikan setiap rangkaian ibadah dilaksanakan tepat pada waktunya.
Pihak Kemenag terus berupaya menyajikan data astronomi yang akurat bagi masyarakat luas. Penyediaan jadwal ini merupakan bagian dari layanan informasi keagamaan yang bersifat transparan dan dapat diakses dengan mudah oleh publik.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)







