Dunia
Sumber Foto:Wahana penjelajah Mars milik NASA tampak dengan helikopter Ingenuity, 6 April 2021. Foto diabadikan dengan kamera WASTON pada lengan robotik yang terpasang di wahana, pada hari ke-46 Mars.

Beritana, Bangkalan - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat yang merupakan lembaga pemerintah yang bertanggungjawab atas program luar angkasa dan penelitian umum luar angkasa jangka panjang Amerika  (NASA/National Aeronautics and Space Administration), mengumumkan pada Sabtu (10/4), bahwa mereka telah menunda untuk menerbangkan penerbangan pertama helikopternya kecilnya di planet Mars selama beberapa hari, hal itu dikarenakan telah terjadi kendala teknis pada saat menguji baling balingnya.

Perjalanan yang dinamakan Igenuity akan menjadi penerbang pertama di planet dengan di kontrol dari bumi. Sebelumnya penerbangan itu dijadwalkan pada Minggu (11/4), tapi ditunda paling cepat 14 April.

Balin-baling helikopter yang mempunyai berat 1,8 kilogram di uji coba dengan kecepatan tinggi pada Jumat (9/4), dan berkahir lebih cepat dari perkiraan dikarenakan peringatan kemungkinan terjadi masalah.

"Tim helikopter sedang meninjau telemetri untuk mendiagnosis dan memahami isunya, dan kami akan melakukan uji coba ulang dengan kecepatan penuh." Kata NASA dalam pernyataan.

NASA mengatakan bahwa helikopter itu aman dan sehat dan telah memberikan informasi ke bumi.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations