Catatan Kelam Marc Marquez di MotoGP Mandalika, Mampukah Berakhir Tahun Ini?

Ajang balap bergengsi MotoGP Mandalika 2026 kembali hadir menyapa penggemar otomotif di tanah air pada 9 hingga 11 Oktober mendatang.
Sorotan publik tertuju pada Marc Marquez yang datang ke Indonesia dengan tren positif. Pembalap Ducati Lenovo ini baru saja menyapu bersih kemenangan pada sprint race dan main race di MotoGP Jepang akhir pekan lalu.
Rasa percaya diri tinggi tersebut menjadi modal utama bagi The Baby Alien untuk memperbaiki rekor buruknya di Sirkuit Mandalika. Statistik mencatat bahwa sejak debut sirkuit ini pada 2022, pembalap asal Spanyol tersebut belum pernah sekalipun menuntaskan balapan utama hingga garis finis.
Tragedi pertama terjadi pada tahun 2022 saat ia masih memperkuat Repsol Honda. Marquez mengalami kecelakaan hebat dalam sesi pemanasan yang membuatnya menderita gegar otak.
Kondisi medis tersebut memaksa tim dokter untuk melarangnya turun di balapan utama. Dampak kecelakaan itu cukup serius hingga ia harus absen pada seri berikutnya di Argentina guna menjalani masa pemulihan.
Tren negatif berlanjut pada edisi 2023 dan 2024. Meskipun ia menunjukkan performa kompetitif bersama tim barunya, Gresini Racing, ia gagal menuntaskan balapan di Mandalika karena berbagai kendala teknis maupun insiden di lintasan.
Nasib buruk kembali menghantui sang juara dunia pada MotoGP Mandalika 2025. Padahal, saat itu ia sudah memastikan gelar juara dunia musim tersebut lebih awal.
Harapan untuk mencatatkan finis pertamanya di Indonesia musnah seketika setelah motornya ditabrak oleh pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi. Kecelakaan tersebut mengakibatkan Marquez harus absen dalam tiga seri penutup musim 2025 karena cedera yang dialami.
Bagi para penggemar, absennya Marquez di garis finis Mandalika menjadi teka-teki yang menarik untuk dibahas. Sirkuit Mandalika sendiri merupakan lintasan sepanjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan yang dikenal sangat menantang bagi para pembalap kelas dunia.
Performa impresifnya di Sirkuit Motegi, Jepang, memberikan optimisme baru bagi tim Ducati. Seluruh mata akan tertuju pada tikungan pertama Sirkuit Mandalika pada Minggu nanti untuk melihat apakah kutukan tersebut akan berakhir.
Tantangan bagi Marquez kini bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga konsistensi performa motor Ducati di tengah cuaca tropis Indonesia. Suhu lintasan yang ekstrem seringkali menjadi faktor penentu dalam manajemen ban sepanjang balapan berlangsung.
Kesiapan teknis tim menjadi elemen penentu keberhasilan di Mandalika. Jika mampu menjaga ritme balapnya, tidak menutup kemungkinan bagi sang legenda untuk memecahkan rekor pribadinya sendiri.
Publik Indonesia pun menanti kehadiran sang juara dunia di podium Mandalika. Kehadirannya dipastikan akan menambah kemeriahan ajang balap paling bergengsi di dunia ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor












