Posisi Veda Ega Pratama di Klasemen Moto3 2026 Usai Balapan di Jepang

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mempertahankan posisinya di papan atas klasemen sementara Moto3 2026 usai berlaga di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Jepang.
Hasil balapan yang berlangsung pada 2 hingga 4 Oktober tersebut memastikan Veda tetap berada dalam persaingan 10 besar kejuaraan dunia. Ia kini mengumpulkan total 105 poin dari 16 seri balapan yang telah dilewati sepanjang musim ini.
Veda harus berjuang keras di lintasan Motegi yang merupakan seri kandang bagi timnya, Honda Team Asia. Meskipun memulai balapan dari posisi ke-18, ia menunjukkan kegigihan untuk memperbaiki posisi di tengah sengitnya persaingan para pembalap muda berbakat.
Pembalap asal Gunungkidul ini akhirnya menyentuh garis finis di urutan ke-11. Tambahan lima poin dari hasil tersebut cukup untuk menjaga posisinya di peringkat ke-8 klasemen sementara Moto3 2026.
Posisi tersebut menempatkan Veda dalam catatan perolehan angka yang sama dengan pembalap asal Malaysia, Hakim Danish. Namun, berdasarkan regulasi poin, Hakim Danish saat ini menempati urutan ke-7 dalam daftar klasemen keseluruhan.
Balapan di Jepang kali ini membawa makna emosional bagi tim. Honda Team Asia tampil dengan corak khusus pada sepeda motor mereka untuk merayakan enam dekade keterlibatan Honda Racing Corporation dalam ajang balap motor grand prix dunia.
Kehadiran dukungan penuh dari pabrikan asal Jepang tersebut memberikan motivasi tambahan bagi seluruh kru dan pembalap. Meski hasil akhir balapan belum sepenuhnya memuaskan ekspektasi tim, pengalaman tampil di Motegi menjadi bekal berharga bagi karier Veda ke depan.
Bagi penonton awam, ajang Moto3 merupakan kelas balap motor paling dasar dalam rangkaian Kejuaraan Dunia Grand Prix sebelum pembalap melangkah ke kelas Moto2 dan MotoGP. Kompetisi ini dikenal sebagai kawah candradimuka bagi para talenta muda dunia untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan tim-tim pabrikan besar.
Musim 2026 menjadi pembuktian nyata bagi Veda Ega Pratama dalam menapaki jenjang profesional. Konsistensi dalam meraih poin pada setiap balapan menjadi target utama yang dikejar oleh pembalap Indonesia tersebut hingga akhir musim.
Seluruh penggemar balap tanah air tentu berharap Veda dapat tampil lebih impresif pada seri-seri tersisa. Dengan sisa balapan yang ada, peluang untuk memperbaiki peringkat di klasemen akhir masih terbuka lebar bagi pembalap bernomor punggung tersebut.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor











