Alasan Barcelona Memilih Anthony Gordon Dibanding Marcus Rashford

Barcelona resmi mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United pada bursa transfer musim panas lalu. Keputusan tersebut diambil setelah pihak manajemen mempertimbangkan opsi untuk mempermanenkan Marcus Rashford dari Manchester United.
Direktur Olahraga Barcelona, Deco, mengungkapkan bahwa pemilihan pemain ini bukan semata soal statistik individual. Fokus utama klub adalah menyesuaikan komposisi skuad dengan filosofi permainan Hansi Flick.
Sebelumnya, Barcelona memiliki kesempatan emas untuk mengontrak Rashford secara permanen seharga 35 juta euro, atau sekitar Rp715 miliar. Opsi ini muncul setelah Rashford menyelesaikan masa peminjaman selama satu tahun di Spanyol.
Selama musim 2026-2027, Rashford mencatatkan delapan gol dan 10 assist dari 32 penampilan di Liga Spanyol. Walau performanya cukup baik, manajemen merasa ada kebutuhan taktis yang belum terpenuhi sepenuhnya oleh sang pemain.
Keputusan mengejutkan akhirnya diambil dengan merekrut Anthony Gordon dari Newcastle United. Nilai transfer tersebut tergolong masif, yakni melampaui 80 juta euro atau setara Rp1,6 triliun.
Deco menyatakan apresiasi mendalam atas dedikasi Rashford selama berseragam Barcelona. Namun, ia menegaskan bahwa gaya bermain Gordon dianggap lebih kompatibel dengan strategi intensitas tinggi yang diterapkan sang pelatih.
Evaluasi tim menunjukkan adanya penurunan energi ketika Raphinha absen dari lapangan. Mereka membutuhkan sosok yang mampu mempertahankan daya ledak serangan sepanjang laga.
Gordon dinilai sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Pemain asal Liverpool ini langsung menunjukkan dampak instan dengan mencetak lima assist hanya dari lima penampilannya di semua kompetisi musim ini.
Proses negosiasi sendiri berjalan relatif lancar karena keinginan kuat sang pemain untuk bergabung dengan Barcelona. Ambisi tersebut mempermudah komunikasi dengan Newcastle United agar segera melepas aset berharga mereka.
Barcelona memang telah memantau sejumlah target pemain sayap sebelum memfokuskan diri pada Gordon. Klub menyadari bahwa mendatangkan pemain dari Liga Primer Inggris selalu memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.
Hansi Flick memberikan instruksi spesifik terkait profil pemain yang dibutuhkan. Kejelasan visi pelatih tersebut memudahkan departemen olahraga dalam menyusun prioritas transfer di tengah ketatnya persaingan bursa transfer pemain dunia.
Pihak klub kini berharap kehadiran Gordon mampu memperkuat lini serang Barcelona dalam jangka panjang. Stabilitas performa di sektor sayap dipandang sebagai fondasi utama untuk menghadapi jadwal padat di liga domestik maupun kompetisi Eropa.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor













