Cesc Fabregas Bawa Como Tekuk Fiorentina 3-1, Tegaskan Taktik Berisiko

Cesc Fabregas berhasil membawa Como meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas tuan rumah Fiorentina dalam laga lanjutan Serie A pekan ketujuh, Minggu (18/10/2026).
Hasil impresif di Stadio Franchi tersebut diraih berkat kontribusi gol dari Mattia Liberali, Nico Paz, dan Tasos Douvikas. Kemenangan ini sekaligus mengatrol posisi Como ke peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 14 poin dari empat kemenangan serta dua hasil imbang.
Serie A sendiri merupakan kompetisi kasta tertinggi dalam sistem liga sepak bola Italia yang sangat bergengsi di Eropa. Bagi Como, tambahan tiga poin ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas permainan setelah sempat mengalami kesulitan pada laga-laga sebelumnya.
Fabregas secara jujur mengakui bahwa timnya sempat memiliki catatan negatif, terutama saat menghalau bola-bola di belakang lini pertahanan. Ia mencontohkan laga melawan Frosinone sebagai pelajaran berharga bagi anak asuhnya untuk memperbaiki koordinasi di sektor belakang.
Meski tampil dominan di markas lawan, mantan pemain Arsenal dan Barcelona ini menegaskan bahwa gaya bermain agresif yang ia terapkan memiliki konsekuensi tersendiri. Ia secara gamblang menyatakan bahwa tidak ada taktik yang sempurna dalam sepak bola.
”Ada risiko ketika Anda bermain seperti yang kami lakukan saat ini,” ujar Fabregas seusai pertandingan seperti dikutip dari Football Italia.
Ia menolak untuk mengubah filosofi sepak bola menyerang yang sedang dikembangkan meski gaya tersebut sering kali membuka celah bagi lawan untuk melakukan serangan balik. Baginya, tim-tim besar sekalipun seperti Barcelona, Bayern Munchen, atau tim nasional Spanyol tetap berisiko kebobolan meski memiliki taktik yang sangat matang.
Dalam pertandingan tersebut, Fabregas juga sempat melakukan penyesuaian taktis dengan menggeser posisi Lucas Da Cunha lebih maju pada menit-menit akhir. Ia menilai bahwa mentalitas dan sikap pemain di lapangan jauh lebih menentukan hasil dibandingkan dengan perbedaan atribut fisik atau karakteristik individu.
Namun, kemenangan ini sedikit ternoda oleh kabar kurang sedap mengenai kondisi kebugaran pemain bertahan Trevoh Chalobah. Ia harus ditarik keluar lapangan lebih awal pada babak pertama akibat mengalami cedera yang belum diketahui tingkat keparahannya.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376415/original/023617700_1792357045-juve_2.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503221/original/050506700_1771125464-kane.jpg)






