Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Enam Bulan Usai Tinggalkan Timnas Portugal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363256/original/065722700_1790847152-ronaldo_2.jpg)
Penyerang bintang Cristiano Ronaldo kini menghadapi ancaman sanksi berat berupa larangan bermain hingga enam bulan setelah memutuskan meninggalkan pemusatan latihan tim nasional Portugal. Langkah drastis ini diambil di tengah memanasnya hubungan antara sang pemain dengan pelatih kepala, Jorge Jesus.
Perselisihan tersebut memuncak saat Ronaldo hanya mengisi bangku cadangan sepanjang laga kontra Norwegia. Kekecewaannya tampak jelas ketika ia langsung menuju ruang ganti begitu peluit panjang dibunyikan oleh wasit.
Situasi semakin keruh ketika pemain berusia 41 tahun itu memilih absen pada sesi latihan tim sebagai persiapan melawan Denmark di Kopenhagen. Alih-alih bergabung dengan rekan setimnya, ia memutuskan berlatih secara mandiri di pusat kebugaran hotel tempat skuad menginap.
Pertemuan darurat akhirnya digelar dengan melibatkan Ronaldo, pelatih Jorge Jesus, serta Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Pedro Proenca. Upaya mediasi tersebut dilakukan untuk meredam ketegangan yang sempat menyita perhatian publik sepak bola Eropa.
Namun, Jorge Jesus tetap teguh pada pendiriannya terkait disiplin di dalam tim. Dalam konferensi pers, ia menegaskan bahwa otoritas pelatih bersifat mutlak dan tidak bisa diintervensi oleh pihak mana pun, termasuk presiden federasi.
"Saya manajernya, saya pelatihnya, dan saya sudah tegaskan bahwa dia tidak akan bermain," ujar Jesus dengan nada tegas. Pelatih berusia 72 tahun tersebut menyatakan bahwa tidak ada pemain yang memiliki posisi lebih tinggi daripada kepentingan tim nasional secara keseluruhan.
Ronaldo kemudian dilaporkan meninggalkan kamp latihan pada Rabu dan terlihat berada di Madrid, Spanyol. Keputusan sepihak ini memicu konsekuensi hukum berdasarkan regulasi disiplin yang berlaku di FPF.
Berdasarkan laporan ESPN, aturan federasi menyebutkan bahwa setiap pemain yang mangkir dari kegiatan timnas tanpa alasan sah dapat dijatuhi sanksi larangan tampil selama satu hingga enam bulan. Selain itu, terdapat pula ancaman denda finansial berkisar antara 500 hingga 1.000 euro atau setara dengan Rp8,5 juta hingga Rp17 juta.
Di sisi lain, Elma dos Santos Aveiro, kakak dari Ronaldo, meluapkan kekecewaannya melalui media sosial. Ia melontarkan kritik pedas terhadap struktur organisasi tim nasional serta menuding publik Portugal bersikap tidak adil kepada adiknya.
Pernyataan Elma tersebut memicu spekulasi luas di kalangan media bahwa karier internasional Ronaldo mungkin akan segera berakhir. Sejak menjalani debut pada 2003, Ronaldo telah mencatatkan 234 penampilan dengan torehan 146 gol serta mempersembahkan gelar Piala Eropa dan UEFA Nations League bagi Portugal.
Menanggapi riuh pemberitaan, Ronaldo menyatakan akan memberikan penjelasan lengkap kepada publik pada saat yang tepat. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki dedikasi tinggi terhadap negara meskipun saat ini sedang berada dalam situasi yang sulit.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor











