Juventus Tolak Mentah Tawaran Manchester United untuk Pierre Kalulu 2027

Manchester United dilaporkan akan menghadapi kegagalan dalam upaya mereka merekrut bek tengah Juventus, Pierre Kalulu, pada bursa transfer 2027. Klub raksasa Italia tersebut menegaskan tidak memiliki niat untuk melepas pemain asal Prancis itu, meski ada ketertarikan kuat dari klub Liga Primer Inggris.
Sumber dari Manchester Evening News menyebutkan bahwa Juventus memandang Kalulu sebagai pilar penting dalam skema pertahanan mereka. Keputusan ini secara efektif menutup pintu bagi pendekatan The Red Devils.
Pierre Kalulu baru bergabung dengan Si Nyonya Tua pada tahun 2025 setelah ditransfer dari AC Milan. Sejak kedatangannya, ia dengan cepat beradaptasi dan menjelma menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang Bianconeri.
Performa impresif Kalulu di jantung pertahanan Juventus menarik perhatian Manchester United sejak musim panas sebelumnya. Klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut telah berupaya mendatangkan sang bek, namun selalu kandas.
Keengganan Juventus untuk menjual Kalulu didasari oleh penilaian internal bahwa kepergiannya akan secara signifikan melemahkan lini pertahanan mereka. Klub Turin tersebut melihat pemain berusia 26 tahun ini sebagai aset jangka panjang yang fundamental.
Posisi Juventus dalam mempertahankan Kalulu semakin kuat karena sang pemain masih terikat kontrak jangka panjang di Allianz Stadium. Hal ini menghilangkan tekanan bagi manajemen klub untuk terburu-buru menjualnya pada bursa transfer mendatang.
Bahkan, Bianconeri dikabarkan sedang menyusun rencana untuk memperpanjang durasi kontrak Kalulu. Langkah ini diharapkan dapat mengamankan masa depan sang bek di Turin dan menepis segala spekulasi transfer.
Situasi ini memaksa Manchester United untuk mencari opsi alternatif guna memperkuat barisan pertahanan mereka. Klub tersebut memang sedang memprioritaskan penambahan amunisi di sektor bek tengah.
Salah satu nama yang kembali mencuat ke permukaan sebagai target potensial Setan Merah adalah bek muda Everton, Jarrad Branthwaite. Ketertarikan terhadap Branthwaite dilaporkan kembali aktif seiring sulitnya mendapatkan Kalulu.
Branthwaite, yang juga menjadi incaran beberapa klub top lainnya, telah menunjukkan kematangan dalam permainannya di Liga Primer Inggris. Kebutuhan Manchester United akan bek tangguh dan konsisten memang menjadi salah satu fokus utama tim pelatih.
Upaya untuk mendatangkan bek berkualitas tinggi seringkali menemui hambatan berupa harga selangit atau keengganan klub pemilik untuk melepas pemain kuncinya. Situasi Kalulu dan Juventus menjadi contoh nyata dinamika tersebut di bursa transfer Eropa.
Mengingat posisi Juventus yang tegas dan rencana perpanjangan kontrak Kalulu, Manchester United harus mengalihkan fokus mereka. Pencarian bek baru yang sesuai dengan filosofi dan kebutuhan tim akan menjadi agenda krusial bagi manajemen klub dalam persiapan bursa transfer mendatang.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor













